Presiden Assad Minta Rakyat Suriah Bayar Tagihan Telepon

Kompas.com - 29/01/2014, 20:51 WIB
Presiden Suriah, Bashar al-Assad. AFPPresiden Suriah, Bashar al-Assad.
EditorErvan Hardoko
DAMASKUS, KOMPAS.com — Entah tengah bercanda atau serius, Presiden Suriah Bashar al-Assad, di tengah kecamuk perang saudara, mengatakan warga negeri itu sudah lama menunggak pembayaran telepon mereka.

Pemimpin Suriah itu tampaknya tengah berusaha mengalihkan sejenak perhatiannya dari konflik bersenjata dengan menerbitkan dekrit yang bertujuan agar warga negeri itu segera membayar tagihan telepon mereka.

Dalam dekritnya, Pemerintah Suriah akan membebaskan para pelanggan telepon dari denda yang diakibatkan tagihan telepon yang tak dibayar. Demikian dilaporkan kantor berita Suriah, SANA.

Dalam kebijakannya itu, Assad memberikan potongan denda hingga 50 persen jika tunggakan tagihan dibayar seluruhnya paling lambat pada akhir 2014.

Tawaran lain adalah saluran telepon yang putus bisa disambung kembali tanpa denda jika pelanggan membayar separuh tagihan mereka.

Dekrit ini mencakup para pelanggan telepon rumah, teleks, peralatan komunikasi nirkabel, jaringan telepon dan layanan telekomunikasi lainnya.

Dengan hampir 2 juta warganya mengungsi ke negara-negara tetangga dan hampir 9,3 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan, sebenarnya cukup jelas alasan mengapa warga Suriah tidak membayar tagihan telepon mereka.

Awal bulan ini, rezim Assad juga mengeluarkan sebuah dekrit yang melarang penjualan kendaraan bermotor Suriah ke luar negeri. Pengecualian diberikan jika kendaraan itu sudah tak berfungsi kembali.

Bagi mereka yang ketahuan menjual mobil atau kendaraan bermotor lain di luar negeri maka akan dijatuhi hukuman denda sebesar lima kali lipat harga kendaraan tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Al Arabiya
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X