Kompas.com - 23/01/2014, 16:34 WIB
Suhu dingin terjadi di sejumlah wilayah selatan Jawa. Di Malang, suhu mencapai 17 derajat Celsius. WFLASuhu dingin terjadi di sejumlah wilayah selatan Jawa. Di Malang, suhu mencapai 17 derajat Celsius.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Terpaan suhu dingin yang terbilang tak biasa sudah menewaskan 63 orang di Thailand. Menurut warta laman Bangkok Post pada Kamis (23/1/2014), warga di kawasan Utara, Timur Laut, dan Tengah Thailand merasakan suhu dingin itu.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengawasan Penyakit Menular Thailand Sophon Mekthon mengatakan, jumlah korban tewas tersebut berasal dari data 27 provinsi. Pencatatan dilakukan pada 22 Oktober 2013 sampai dengan 19 Januari 2014. "Kebanyakan korban tewas berjenis kelamin laki-laki," katanya.

Catatan menunjukkan, korban tewas berjenis kelamin laki-laki itu, termuda berusia sebulan. "Yang tertua berusia 81 tahun," katanya.

Kemudian, dari jumlah korban tewas itu, ada dua orang warga negara asing. "Yang pertama dari Kamboja. Satunya lagi asal Inggris," lanjut Sophon.

Provinsi paling utara Thailand, Chiang Rai, mencatatkan angka terbanyak jumlah korban tewas, delapan orang. Lalu, korban tewas enam orang berasal dari Provinsi Sa Kaeo. Di Timur Laut, yakni Provinsi Nakhon Ratchasima, ada lima korban tewas.

Total ada 45 provinsi yang mendeklarasikan bencana suhu dingin. Tercatat 25 juta warga terkena dampak suhu dingin itu.

Pada bagian berikutnya, menurut pernyataan Deputi Direktur Jenderal Badan Meteorologi Thailand Songkram Aksorn, rerata suhu udara di Thailand mencapai 15,6 derajat celsius. "Ini suhu terdingin sejak 30 tahun silam," demikian Songkram Aksorn.
 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.