Kompas.com - 22/01/2014, 21:57 WIB
Menteri Luar Negeri Suriah, Walid al-Mouallem. HANDOUT / UN PHOTO / AFPMenteri Luar Negeri Suriah, Walid al-Mouallem.
EditorErvan Hardoko
MONTREAUX, KOMPAS.com — Konferensi damai Suriah yang digelar di Swiss, Rabu (22/1/2014), diwarnai perdebatan antara Menteri Luar Negeri Suriah Walid al Mouallem dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.

Perdebatan itu diawali ketika Mouallem berpidato selama 40 menit, jauh lebih lama dari waktu yang dialokasikan untuk setiap delegasi, yaitu tujuh menit.

Meski sudah diingatkan, Mouallem bersikukuh menyelesaikan pidatonya. Sikap Mouallem itu kemudian berujung perdebatan kecil dengan Ban Ki-moon yang meminta Mouallem menyelesaikan pidatonya saat menembus menit ke-25.

"Maaf, tapi bisakah Anda menyelesaikannya sekarang? Anda sudah berbicara lebih dari 20 menit," kata Ban.

Teguran Ban Ki-moon itu rupanya mengganggu Moualem sehingga dia merasa harus menanggapinya.

"Tuan Sekjen, Anda berbicara 25 menit. Saya menempuh perjalanan 12 jam untuk sampai ke sini. Saya butuh beberapa menit untuk mengakhiri pidato saya. Ini soal Suriah," ujar Mouallem.

"Berapa lama lagi yang Anda butuhkan?" tanya Ban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mouallem menjawab dia hanya membutuhkan waktu paling lama 10 menit untuk mengakhiri pidatonya itu.

"Oh tidak bisa...saya akan memberi Anda kesempatan bicara lagi di akhir konferensi ini," kata Ban.

"Tidak..tidak. Saya tidak bisa membagi pidato saya. Saya harus melanjutkan," Mouallem menegaskan.

Halaman:


Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.