Lewat Video, Militan Rusia Ancam Serang Olimpiade Sochi

Kompas.com - 20/01/2014, 21:59 WIB
Petugas keamanan dan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi ledakan bom di sebuah trolleybus di Volgograd, Rusia, Senin (30/12/2013) pagi. AFP PHOTOPetugas keamanan dan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi ledakan bom di sebuah trolleybus di Volgograd, Rusia, Senin (30/12/2013) pagi.
EditorErvan Hardoko
MOSKWA, KOMPAS.com — Kelompok militan Islam Rusia menjanjikan "hadiah" untuk Presiden Vladimir Putin di Olimpiade musim dingin yang akan digelar di kota Sochi bulan depan. Pernyataan itu disampaikan para pelaku bom bunuh diri yang tewas dalam serangan bulan lalu lewat sebuah video.

Video yang diunggah ke situs VDagestan.com itu menampilkan dua orang pria duduk di depan bendera kelompok militan Kaukasus. Kedua pria itu memperingatkan Rusia terkait rencana serangan di Sochi.

"Untuk Olimpiade yang sangat Anda inginkan, kami memiliki sebuah hadiah," kata salah seorang pria.

"Dan untuk para turis yang akan datang kami juga memiliki hadiah," lanjut pria tersebut.

Para pengamat keamanan menilai video itu merupakan ancaman nyata terhadap perhelatan yang akan digelar bulan depan tersebut.

"Ancaman untuk Sochi sangat nyata. Keinginan untuk merusak Olimpiade juga sangat nyata," kata analis keamanan, Pavel Felgenhauer.

Di bagian awal video itu menyebut, para pria yang ada di dalam rekaman itu adalah mereka yang terlibat dalam bom bunuh diri di Volgograd bulan lalu yang menewaskan 34 orang.

Dalam video itu, kedua orang tersebut diperkenalkan dengan nama Suleiman dan Abdurakhman. Di akhir video ditampilkan ledakan di stasiun kereta api Volgograd dan bangkai bus yang hangus terbakar.

Video itu dirilis sehari sebelum obor Olimpiade tiba di kota Volgograd, Senin (20/1/2014).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X