Kompas.com - 15/01/2014, 23:23 WIB
EditorErvan Hardoko

ROMA, KOMPAS.com — Mantan bos mafia Italia Marcello Dall'Anna (46) yang menjalani hukuman penjara seumur hidup di penjara terpencil Sardinia segera memberikan kuliah mengenai hukum penjara kepada para pengacara.

Dall'Anna dinyatakan bersalah oleh pengadilan Italia lebih dari 20 tahun lalu karena memerintahkan pembunuhan bayaran.

Seperti dilaporkan wartawan BBC Bernadette Kehoe, Dall'Anna sebenarnya tidak menikmati banyak kelonggaran di penjara dengan pengamanan sangat ketat.

Namun, Dall'Anna berhasil mendapat gelar sarjana hukum dengan mengambil kuliah dari dalam penjara. Di penjara pula dia menempuh berbagai ujian untuk menamatkan pendidikan jenjang sarjana.

Mulai pekan depan, Marcello Dall'Anna akan menjadi dosen bagi 20 orang pengacara. Sebagian kuliahnya akan disampaikan di dalam penjara.

Seorang pengacara yang membantu mantan bos mafia tersebut memberikan kuliah mengatakan, Marcello Dall'Anna telah menjauhkan diri dari masa lalunya. Dia juga berusaha agar status pengamanannya diturunkan.

Dall'Anna sudah menjadi penulis di jurnal-jurnal hukum dan akan menerima imbalan honor yang tak terlalu besar karena memberikan kuliah itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.