Polisi Malaysia Tangkap Sultan Malaka Palsu

Kompas.com - 15/01/2014, 20:37 WIB
Meski jabatan sultan di Malaysia kini hanya sebatas seremonial belaka, sebagian besar warga negeri itu masih menghormati seorang sultan. AFPMeski jabatan sultan di Malaysia kini hanya sebatas seremonial belaka, sebagian besar warga negeri itu masih menghormati seorang sultan.
EditorErvan Hardoko

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Kepolisian Malaysia, Rabu (15/1/2014), menangkap seorang pria yang mengaku sebagai Sultan Malaka yang berwenang memberikan gelar kehormatan kepada warga.

Pria yang menyebut dirinya Sultan Raja Noor Jan Shah Raja Tuah menggunakan posisi tersebut untuk memberikan gelar kepada masyarakat, walau sebenarnya Malaka saat ini sudah dipimpin seorang gubernur.

Polisi menangkap pria itu berdasarkan undang-undang penghasutan dan sedang menyelidiki apakah orang membayarnya untuk mendapat gelar palsu, seperti dilaporkan wartawan BBC, Jennifer Pak, dari Kuala Lumpur.

Malaysia memiliki 13 negara bagian dan sembilan di antaranya masih berstatus kesultanan yang para sultannya secara bergantian ditunjuk menjadi kepala negara untuk periode lima tahun.

Walau peran kepala negara dan para sultan hanya sebatas seremonial, mereka secara umum masih dihormati kalangan masyarakat.

Banyak warga Malaysia yang masih mendambakan gelar dari sultan namun pada saat bersamaan banyak yang mengeluh gelar tersebut bisa dibeli dari makelar atau orang yang mengaku sebagai sultan. Keluhan itu mendorong pihak berwenang bertindak untuk membersihkan citra kesultanan.

Biasanya gelar dari kesultanan bisa membantu seseorang dalam berhubungan dengan kelompok elite maupun untuk mendapat peluang bisnis.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X