Kompas.com - 14/01/2014, 15:58 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

AMBON,KOMPAS.com - Seluruh penumpang kapal kapal motor (KM) Arfa yang dilaporkan tenggalam di perairan desa Wakasihu, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah, Senin (13/1/2014) dinyatakan selamat.

Kapal berpenumpang 13 orang yang mengangkut hasil pertanian ini sebelumnya berlayar dari Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, menuju Ambon pada Senin pagi (13/1/2014) kemarin.

Namun saat memasuki perairan Desa Wakasihu, kapal tersebut tenggelam setelah diterpa cuaca buruk dan gelombang tinggi.

“Iya saya dengar ada kapal yang tenggelam di perairan desa Wakasihu kemarin.kapal itu mengangkut hasil pertanian seperti cengkih, kopra, kayu dan lain-lain,”ungkap Kepala Administrator Pelabuhan Ambon, Ali Ibrahim kepada Kompas.com Selasa (14/1/2014).

Ali mengungkapkan, diduga kapal tersebut tenggelam karena cuaca yang sangat buruk dan tinggi gelombang yang menerjang periaran desa wakasihu saat kapal itu melintas. ”Kemungkinan kapal itu tenggalam karena cuaca yang sangat buruk dan gelombang yang tinggi di perairan desa itu,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Ambon, Suhri Sinaga kepada Kompas.com juga membenarkan adanya insiden kecelakaan kapal tersebut, menurutnya, kapal naas itu mengalami kecelakaan tak jauh dari perairan desa Wakasihu.

“Jumlah ABK kapal semuanya lima orang, ditambah penumpang semuanya 15 orang. Mereka semua selamat dalam peristiwa itu. Kami sudah antar mereka ke rumahnya masing-masing,”kata Suhri.

Kapal Arfa yang sedianya membawa hasil hutan menuju Ambon itu mengangkut 15 orang penumpang. Namun saat memasuki perairan desa Wakasihu, kapal tersebut langsung diterjang gelombang tinggi dan akhirnya tenggelam. Saat kapal tenggelam itulah, para penumpang dan ABK kapal langsung menyelamatkan diri dengan cara berenang.

Warga setempat juga ikut membantu menyelamatkan para penumpang dan ABK kapal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.