Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/01/2014, 21:20 WIB
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Otorita penerbangan sipil Amerika Serikat saat ini tengah menyelidiki kasus salah mendarat yang menimpa sebuah pesawat terbang Boeing 737-700 milik maskapai Southwest Airlines.

Southwest Airlines dengan nomor penerbangan 4013 membawa 124 orang penumpang dan lima awak, seharusnya menerbangi rute dari Bandara Internasional Midway Chicago menuju ke bandara Branson, Missouri.

"Namun, pesawat itu kemudian mendarat di bandara kecil Taney sekitar 11 kilometer dari Branson," kata juru bicara Southwest Airline, Brad Hawkins.

Meski salah mendarat, Brad memastikan semua penumpang dan awak pesawat dalam keadaan selamat. Sejauh ini pihak Southwest belum mengetahui penyebab kesalahan mendarat itu.

"Badan penerbangan federal (FAA) sedang menyelidiki kasus ini," kata juru bicara FAA, Tony Molinaro.

Insiden yang terjadi pada Minggu (12/1/2014) malam waktu setempat itu mendarat di bandara Taney yang memiliki landas pacu hanya sepanjang 1.140 meter. Sementara, bandara Branson yang seharusnya menjadi tujuan pesawat itu memiliki panjang landasan 2.175 meter.

"Pendaratan itu terjadi sangat tiba-tiba dan pilot harus berusaha keras mengerem pesawat. Kami bisa mendengar suaranya dan bisa merasakannya," kata salah seorang penumpang, Scott Scheiffer kepada stasiun televisi WFAA-TV.

Sebenarnya, penerbangan 4013 dijadwalkan melanjutkan penerbangan ke Dallas. Brad Hawkins menjamin pesawat itu bisa tinggal landas dari bandara kecil itu. "Kami akan menerbangkan pesawat itu paling cepat Senin pagi," ujar Hawkins.

Ini adalah kali kedua dalam dua bulan terakhir di AS, sebuah pesawat berbadan lebar mendarat di bandara yang salah.

Pada November lalu, sebuah Boeing 747 yang seharusnya menuju ke Pangkalan Udara McConnell di Kansas, mendarat di bandara lain yang berjarak 14 kilometer dari tujuannya. Saat itu, pesawat tersebut diterbangkan dua awak dan tidak membawa penumpang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber AP
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.