Serangan di Masjid Nigeria, Tiga Tewas

Kompas.com - 09/01/2014, 07:59 WIB
Tentara Nigeria sedang berpatroli di negara bagian Borno, yang dikenal sebagai basis kelompok militan Boko Haram. AFPTentara Nigeria sedang berpatroli di negara bagian Borno, yang dikenal sebagai basis kelompok militan Boko Haram.
EditorEgidius Patnistik
Kepolisian Nigeria mengatakan, sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah masjid dan menewaskan tiga orang serta melukai 12 lainnya. Serangan terjadi di sebuah kampung tempat tinggal gubernur negara bagian Kano, Nigeria utara.

Ayah dari gubernur sedang bersembahyang di masjid ketika serangan terjadi, tetapi ia berhasil lolos.

Kepada kantor berita AP, seorang saksi mata menyebutkan, para penyerang memekik "Allahu Akbar" saat melepas tembakan ke arah jemaah.

Seorang pejabat pemerintah setempat mengatakan, serangan mungkin bermotif politik karena bulan lalu gubernur menyeberang ke kubu oposisi.


Gubernur Kano, Rabiu Musa Kwankwaso, merupakan satu dari lima gubernur yang meninggalkan kubu Presden Goodluck Jonathan pada November tahun lalu.

Kelompok militan Boko Haram—yang memperjuangan Syariah Islam di Nigeria Utara—sebelumnya juga pernah menyerang masjid di Kano karena dianggap tidak sesuai dengan pandangan mereka.

Bulan Mei, Presiden Jonathan menyatakan, tiga negara bagian di Nigeria utara dalam keadaan darurat karena rangkaian kekerasan Boko Haram, yaitu Adamawa, Borno, dan Yobe.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X