Kompas.com - 07/01/2014, 19:02 WIB
Putri bungsu Raja Juan Carlos, Cristina saat tengah menghadiri sebuah acara kenegaraan di Madrid, Spanyol, pada 2013. JUAN CARLOS HIDALGO / POOL / AFPPutri bungsu Raja Juan Carlos, Cristina saat tengah menghadiri sebuah acara kenegaraan di Madrid, Spanyol, pada 2013.
EditorErvan Hardoko
MADRID, KOMPAS.com - Pengadilan Majorca, Spanyol, Selasa (8/1/2014), memanggil putri bungsu Raja Juan Carlos, Cristina sebagai tersangka kasus penggelapan pajak dan pencucian uang. Ini adalah kali pertama kerabat kerajaan terlibat langsung dalam sebuah kasus kriminal.

Cristina (48), sudah sejak lama dikaitkan dengan bisnis yang dijalankan suaminya yang adalah mantan atlet nasional bola tangan Inaki Urdangarin, yang saat ini juga tengah diselidiki karena diduga menggelapkan dana publik.

Keputusan pengadilan Majorca ini menjadi pukulan telak bagi Raja Juan Carlos (76) yang memerintah Spanyol setelah kematian diktator Jenderal Francisco Franco pada 1975.

Juan Carlos juga dikenal sebagai pemimpin yang membawa Spanyol saat negeri ini tengah berada di dalam transisi menuju demokrasi.

Sebelum kasus ini mencuat ke permukaan, popularitas Raja Juan Carlos terus menurun akibat serangkaian skandal yang melibatkan anggota keluarganya.

Hakim pengadilan Majorca, Jose Castro sudah menangani kasus dugaan korupsi yang melibatkan suami Cristina sejak 2010. Meski ditentang jaksa penuntut, Jose Castro tetap memutuskan untuk memanggil Cristina.

Dalam keputusan tertulisnya, Castro mengatakan dia memutuskan untuk mendengarkan kesaksian Cristina terkait dugaan tindak kriminal penggelapan pajak dan pencucian uang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengadilan menjadwalkan Cristina hadir di pengadilan pada 8 Maret mendatang sebagai bagian dari sebuah investigasi yang kemungkinan besar akan berujung pada sebuah dakwaan.

Pengadilan Majorca menangani kasus dugaan penggelapan  uang publik sebesar 8 juta dolar AS yang melibatkan Inaki Urdangarin dan rekan bisnisnya.

Penggelapan uang ini diduga melibatkan Noos Institute, sebuah lembaga amal yang dipimpin Urdangarin. Cristina adalah salah seorang anggota dewan pengurus Noos.

Bersama suaminya, Cristina mendirikan perusahaan bernama Aizoon, yang oleh para penyidik diyakini digunakan sebagai sarana untuk melakukan pencucian uang.

Pada 2012, pengadilan Majorca sebenarnya sudah memanggil Cristina terkait kasus ini. Namun, keputusan tersebut dibatalkan menyusul permohonan dari jaksa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.