Kompas.com - 06/01/2014, 17:24 WIB
Para pejabat Filipina memamerkan gading gajah ilegal yang berhasil disita aparat keamanan negeri itu dalam beberapa tahun terakhir. Akhir pekan lalu, Filipina memusnahkan lima ton gading gajah ilegal dengan harapan bisa memperbaiki citra negeri itu yang dikenal sebagai negara transit gading gajah ilegal dari Asia atau Afrika menuju ke China. TED ALJIBE / AFPPara pejabat Filipina memamerkan gading gajah ilegal yang berhasil disita aparat keamanan negeri itu dalam beberapa tahun terakhir. Akhir pekan lalu, Filipina memusnahkan lima ton gading gajah ilegal dengan harapan bisa memperbaiki citra negeri itu yang dikenal sebagai negara transit gading gajah ilegal dari Asia atau Afrika menuju ke China.
EditorErvan Hardoko
BEIJING, KOMPAS.com — Pemerintah China, Senin (6/1/2014), menghancurkan enam ton gading gajah ilegal sebagai bagian untuk menghapus citra negeri itu sebagai pusat perdagangan gading gajah ilegal dari Afrika.

Dalam sebuah peristiwa yang disebut sebagai pemusnahan pertama gading gajah di hadapan publik ini, para pekerja di kota Dongguan dengan mengenakan masker memasukkan gading-gading ilegal itu ke dalam sebuah mesin penghancur.

"Penghancuran ini adalah upaya terakhir untuk memberantas perdagangan gading gajah ilegal, melindungi alam liar, dan meningkatkan pemahaman publik," ujar seorang pejabat Pemerintah China dikutip kantor berita Xinhua.

Para aktivis lingkungan menyebutkan, meningkatkan permintaan gading gajah di Asia adalah penyebab meningkatnya angka pembunuhan gajah di Afrika. Di sisi lain, pemerintah tak berdaya menghadapi jaringan penyelundup gading internasional.

Para pakar lingkungan yakin sebagian besar gading gajah ilegal itu menuju China, di mana benda-benda yang dibuat dari gading gajah sudah lama menjadi simbol status pemiliknya. Diperkirakan 70 persen permintaan gading gajah dunia datang dari China.

Pejabat dari kementerian kehutanan dan bea cukai China mengawasi penghancuran gading-gading gajah ilegal itu yang juga disiarkan langsung stasiun televisi pemerintah CCTV.

Dalam laporannya, CCTV menyebut gading gajah seberat lebih dari enam ton itu merupakan hasil penangkapan dan penyitaan selama beberapa tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak semua gading gajah itu dihancurkan. Radio Nasional China melaporkan, sebagian dari gading gajah itu akan dipamerkan di museum dan sebagian lainnya diawetkan.

Pada Maret lalu, Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Terancam Punah (CITES) menyebutkan, China adalah satu dari delapan negara yang gagal menangani perdagangan ilegal gading gajah.

Juli tahun lalu, lebih dari 1.000 gading gajah ilegal yang menuju ke China disita bea cukai di Hongkong.

CITES melarang perdagangan gading gajah sejak 1999. Namun, organisasi lingkungan WWF memperkirakan, sepanjang 2012 sebanyak 22.000 ekor gajah diburu dan dibunuh untuk gading mereka.

Perburuan gading gajah, lanjut WWF, meningkat pada 2013. Akibatnya, kini diperkirakan hanya tersisa 470.000 ekor gajah di alam bebas.

Sejumlah negara juga melakukan pemusnahan gading gajah ilegal. Pada November lalu, AS menghancurkan enam ton gading. Sementara Filipina menghancurkan lima ton gading pada Juni dan Kenya memusnahkan lima ton gading gajah ilegal pada 2011.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.