Bom Mobil Tewaskan 4 Orang di Basis Hizbullah Lebanon

Kompas.com - 03/01/2014, 00:51 WIB
Tentara Lebanon memeriksa bangkai mobil yang meledak di desa Sbouba, Lembah Bekaa tak jauh dari pos pemeriksaan Hezbollah, Selasa (17/12/2013). AFPTentara Lebanon memeriksa bangkai mobil yang meledak di desa Sbouba, Lembah Bekaa tak jauh dari pos pemeriksaan Hezbollah, Selasa (17/12/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani

BEIRUT, KOMPAS.com - Sebuah bom mobil meledak dan menewaskan empat orang di Beirut, Lebanon, Kamis (2/1/2014). Serangan ke basis Hizbullah ini merupakan yang keempat sejak kelompok tersebut mengumumkan dukungan kepada rezim Bashar al-Assad di Suriah.

"Jumlah korban dari ledakan di Haret Hreik adalah empat tewas dan 65 luka-luka, " kata Menteri Kesehatan Ali Hassan Khalil, tentang ledakan Kamis, melalui pernyataan yang disiarkan Kantor Berita Nasional Lebanon (MNA).

Hizbullah menyatakan dukungannya pada rezim Assad pada April 2013. Pernyataan terbuka tersebut telah memperbesar perpecahan sektarian di Lebanon, yang sebagian besar warganya bersimpati dengan kubu oposisi di Suriah.

"Ledakan terjadi di daerah permukiman padat penduduk, hanya 150 sampai 200 meter dari biro politik Hizbullah," ujar laporan dari televisi Al-Manar. Distrik ini merupakan simbol bagi Hizbullah, pernah menjadi basis lembaga kepemimpinan.

Sebagian besar bangunan di distrik tersebut adalah puing setelah pemboman dalam serangan udara besar yang dilakukan Israel yang disusul pertempuran pada 2006, meski sebagian sudah mulai dibangun kembali.



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X