Kompas.com - 30/12/2013, 18:16 WIB
Petugas keamanan dan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi ledakan bom di sebuah trolleybus di Volgograd, Rusia, Senin (30/12/2013) pagi. AFP PHOTOPetugas keamanan dan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi ledakan bom di sebuah trolleybus di Volgograd, Rusia, Senin (30/12/2013) pagi.
EditorTri Wahono


MOSKWA, KOMPAS.com
 — Bom kembali mengguncang Kota Volgograd, di selatan Rusia, Senin (30/12/2013). Kali ini bom meledak di sebuah trolleybus atau bus listrik yang menjadi moda transportasi massal di sana.

"Berdasarkan informasi sementara, 10 orang tewas dan 10 lainnya luka-luka," ujar juru bicara kantor cabang Kementerian Darurat Irina Gogoleva seperti dilaporkan kantor berita Interfax.

Ledakan sangat kuat sehingga bus penuh penumpang itu pun hancur total. Bahkan ledakan dilaporkan sampai memecahkan kaca jendela gedung-gedung di dekatnya.

Ini merupakan teror bom kedua dalam dua hari berturut-turut. Aksi bom bunuh diri di stasiun kereta api di kota tersebut, Minggu, menewaskan 17 orang.

Teror bom kedua diduga bukan bom bunuh diri. Namun, sumber yang dilansir kantor berita ITAR-TASS memperkirakan peledakan bom di bus tersebut kemungkinan juga dilakukan pelaku bom bunuh diri.

Teror bom ini diduga dilakukan oleh kelompok teroris yang berupaya mengganggu pelaksanaan Olimpiade musim dingin yang akan berlangsung mulai 7 Februari 2014 di Sochi. Lokasi penyelenggaraan Olimpiade di sebuah kawasan resor di Laut Hitam yang berjarak 690 kilometer arah barat daya Volgograd.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.