Bom Bunuh Diri di Stasiun Rusia Terjadi Menjelang Olimpiade Sochi

Kompas.com - 30/12/2013, 02:07 WIB
Stasiun Volgograd, dulu bernama Stalingrad, di Rusia yang menjadi lokasi serangan bom bunuh diri, Minggu (29/12/2013) siang. Aksi ini menewaskan 16 orang dan melukai 45 yang lain. Kekhawatiran keamanan pun meningkat, enam pekan menjelang penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin di Sochi, Rusia. STRINGER / AFPStasiun Volgograd, dulu bernama Stalingrad, di Rusia yang menjadi lokasi serangan bom bunuh diri, Minggu (29/12/2013) siang. Aksi ini menewaskan 16 orang dan melukai 45 yang lain. Kekhawatiran keamanan pun meningkat, enam pekan menjelang penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin di Sochi, Rusia.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MOSKWA, KOMPAS.com - Aksi bom bunuh diri oleh seorang perempuan di stasiun kereta api Volgograd, Rusia, Minggu (29/12/2013), menewaskan 16 orang. Aksi ini meningkatkan kekhawatiran keamanan enam pekan menjelang penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Sochi.

Volgograd, dikenal sebagai Stalingrad di era Uni Soviet, sudah mendapatkan serangan pelaku bom bunuh diri perempuan pada Oktober 2013. Dalam serangan itu enam orang tewas di sebuah bus yang penuh sesak.

Kota ini berjarak 690 kilometer dari Sochi, kota di tepi Laut Hitam, yang akan menjadi lokasi olimpiade pada 7 sampai 23 Februari 2013. Kawasan ini pun berbatasan langsung dengan wilayah konflik Rusia, termasuk Dagestan dan Chechnya di Kaukasus Utara.

Pemimpin milisi di Kaukasus Utara, Doku Umarov, telah memerintahkan pasukannya untuk melakukan beragam serangan dan mengganggu pelaksanaan olimpiade. Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin mempertaruhkan reputasi pribadinya pada kesuksesan pesta olahraga musim dingin itu.

"Vladimir Putin memerintahkan menteri dan kepala badan-badan keamanan untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menetapkan penyebab dan situasi dari teror ini, sampai menangkap dan membawa orang yang bertanggung jawab di belakang teror ini ke pengadilan," ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Serangan di stasiun Volgograd merupakan serangan paling mematikan di Rusia dalam tiga tahun terakhir. Serangan terburuk sebelumnya terjadi pada Januari 2011, ketika pelaku bom bunuh diri beraksi di Bandara Domodedovo Moskwa dan menewaskan 37 orang.



Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X