China Perlonggar Kebijakan Satu Anak

Kompas.com - 28/12/2013, 12:38 WIB
China telah memperlonggar kebijakan satu anak. BBCChina telah memperlonggar kebijakan satu anak.
EditorEgidius Patnistik
China telah menyetujui pelonggaran kebijakan satu anak dengan membolehkan pasangan memiliki dua anak jika diantara mereka adalah anak tunggal.

Komite pusat Partai Komunis China telah mengesahkan pelonggaran kebijakan ini setelah mereka menggelar pertemuan sejak November lalu.

Sebuah proposal untuk menghapuskan pendidikan ulang melalui kamp kerja paksa juga telah disetujui. Perubahan kebijakan ini telah diuji di sejumlah negara bagian China.

Keputusan memperlonggar kebijakan satu anak ini tinggal disetujui oleh legislatif sebelum resmi diberlakukan.

Dampak Sosial

China telah memperkenalkan kebijakan satu anak pada akhir 1970-an untuk mengekang ledakan pertumbuhan penduduk. Kebijakan satu anak ini diperkirakan telah menekan pertambahaan penduduk China hingga 400 juta orang sejak dijalankan.

Namun menurut pemberitaan media, kebijakan ini semakin tidak populer setelah ada kekhawatiran di kalangan elite pemerintah bahwa populasi penduduk China tidak akan berjalan selaras dengan kebutuhan tenaga kerja di masa depan.

Kebijakan itu juga dikritik karena membangkitkan sejumlah masalah sosial baru, seperti peningkatan populasi penduduk usia 60 tahun serta praktek aborsi janin bayi perempuan yang terus meningkat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X