Tas Ketinggalan di Taksi, Dikira Isi Coklat Ternyata Duit Rp 3,6 M

Kompas.com - 26/12/2013, 10:51 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorPalupi Annisa Auliani

LAS VEGAS, KOMPAS.com - Gerardo Gamboa, sopir taksi di Las Vegas, Amerika Serikat, Senin (23/12/2013), berpikir seseorang meninggalkan kantong berisi coklat di bangku penumpang taksinya. Tak dinyana, isi kantong itu uang berjumlah 300.000 dollar AS atau setara lebih dari Rp 3,6 miliar.

Gamboa mendapatkan penghargaan atas kejujurannya mengembalikan tas itu yang ternyata milik pemain poker tak dikenal. Perusahaan taksi Yellow Checker Star Transportation menjadikan Gamboa sebagai "Pengemudi Tahun Ini".

Hadian 1.000 dollar AS dan paket makan malam di restoran mewah untuk dua orang, menjadi penghargaan tambahan. Namun upaya AP menghubungi Gamboa dengan meninggalkan pesan di perusahaan taksinya, Rabu (25/12/2013), tak kunjung mendapat jawaban.

Kepada surat kabar Las Vegas Review-Journal, Gambo mengatakan mulai menebak-nebak coklat apa yang ada di dalam kantong cokelat yang ditinggalkan di kursi penumpang, ketika sedang mengangkut penumpang lain. Saat lampu lalu lintas menyala merah, Gamboa meminta penumpangnya itu menjadi saksi ketika ia membuka kantong tersebut.

Begitu tahu kantong itu berisi uang dalam jumlah banyak, Gamboa yang sudah menjadi sopir taksi selama 13 tahun tersebut langsung menelepon operator kantornya. Enam bundel uang dalam pecahan 100 dollar AS di kantong tersebut Gamboa serahkan ke kantor pusat taksinya, yang kemudian polisi dan pejabat kasino dapat menghubungi pemain poker pemilik uang.

Menurut Gamboa si pemilik poker memberinya tips 5 dollar AS untuk perjalanan dari resor Cosmopolitan ke menara Palms Place. Gamboa kemudian bergeser ke resor Bellagio ketika petugas pintu yang membantu penumpang berikutnya naik ke taksinya dan melihat kantong tersebut.

Butuh waktu beberapa jam untuk melakukan verifikasi kepemilikan uang dan mengembalikannya. Pemilik uang meminta informasi dari Gamboa tapi tak menyinggung soal hadiah.

"Jika dia tak memberi saya apa-apa, saya tak masalah," ujar Gamboa. "Saya tak menunggu balasan dari setiap hal. Saya hanya melakukan hal yang benar dan saya menghargai tindakan perusahaan untuk saya."



Sumber AP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X