Dua Eks Tentara Inggris Penyerang Masjid Dipenjara 6 Tahun

Kompas.com - 21/12/2013, 02:09 WIB
Tiga terpidana penyerang sebuah masjid di Inggris (dari kiri ke kanan) Daniel Cressey, Stuart Harness dan Gavin Humphries. Pengadilan Hull menjatuhkan hukuman enam tahun penjara untuk Harness dan Humphries. Sementara Dabiel Cressey diganjar hukuman penjara tiga tahun. Sky NewsTiga terpidana penyerang sebuah masjid di Inggris (dari kiri ke kanan) Daniel Cressey, Stuart Harness dan Gavin Humphries. Pengadilan Hull menjatuhkan hukuman enam tahun penjara untuk Harness dan Humphries. Sementara Dabiel Cressey diganjar hukuman penjara tiga tahun.
EditorErvan Hardoko
LONDON, KOMPAS.com — Dua mantan tentara Inggris, yang melempari sebuah masjid dengan bom molotov empat hari setelah pembunuhan prajurit Lee Rigby, divonis penjara selama enam tahun.

Stuart Harness (34) dan Gavin Humphries (37) tak mengetahui aksi mereka membuat bom molotov sebelum melemparkannya ke Pusat Kebudayaan Islam Grimsby terekam kamera CCTV.

Dalam sidang di Pengadilan Hull, Jumat (20/12/2013), terungkap bahwa kedua orang tersebut melemparkan bom-bom molotov itu seperti melempar granat.

Serangan itu terjadi pada Mei lalu sebagai pembalasan atas pembunuhan Lee Rigby oleh Michael Adebolajo dan Michael Adebowale di luar baraknya di Woolwich, London.


Kedua orang tertangkap polisi yang tengah berpatroli di kawasan itu karena pernah terjadi insiden serupa di kawasan itu.

Keduanya mengaku bersalah setelah polisi menemukan rekaman CCTV yang menampilkan kedua pria itu membuat bom molotov. 

"Semarah apa pun Anda, tak seharusnya Anda membiarkan hukum berjalan," kata hakim Mark Bury.

"Namun, Anda malah melakukan pembalasan dengan melemparkan bom molotov ke Pusat Kebudayaan Islam Grimsby. Padahal, orang-orang di dalam bangunan itu tak terkait dengan peristiwa yang membuat Anda marah," tambah hakim.

"Mereka adalah warga Muslim yang taat hukum dan tengah beribadah dengan damai," lanjut hakim.

Terdakwa ketiga, Daniel Cressey (25), dijatuhi hukuman tiga tahun penjara setelah terbukti mengemudikan mobil yang mengantar Harness dan Humphries ke lokasi penyerangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X