Kompas.com - 20/12/2013, 15:27 WIB
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com — Parlemen Uganda telah mengesahkan rancangan undang-undang kontroversial yang melarang pemakaian rok mini. RUU anti-pornografi, yang juga melarang materi apa pun bermuatan seksual termasuk video musik, disahkan melalui voting dan debat pendek.

Ketika Simon Lokodo, Menteri Etika dan Integritas Uganda, mengajukan RUU tersebut pada awal tahun ini, ia mengatakan bahwa perempuan yang memakai "apa saja di atas lutut" harus ditangkap.

RUU itu harus disetujui oleh presiden sebelum menjadi undang-undang.

Uganda adalah negara yang sangat konservatif secara sosial. Negara itu juga mempertimbangkan untuk menambah hukuman bagi tindakan homoseksual, termasuk hukuman mati.

Menurut koran swasta Uganda, Monitor, undang-undang baru ini akan memidanakan siapa saja yang mengenakan pakaian yang menunjukkan bagian-bagian tubuh, seperti payudara, paha, dan bokong, atau perilaku erotis apa pun yang bisa memicu hasrat seksual.

Uganda, menurut Monitor, juga akan melarang apa saja yang menunjukkan tindakan atau perilaku tidak layak dan merusak moral.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.