Kompas.com - 19/12/2013, 16:48 WIB
Seorang prajurit AS membantu Ibrahim Othman Idris turun dari pesawat di bandara internasional Khartoum setelah tiba dari Guantanamo, Kuba. Dua tahanan asal Sudah dipulangkan sebagai bagian percepatan penutupan tahanan militer AS di Guantanamo. EBRAHIM HAMID / AFPSeorang prajurit AS membantu Ibrahim Othman Idris turun dari pesawat di bandara internasional Khartoum setelah tiba dari Guantanamo, Kuba. Dua tahanan asal Sudah dipulangkan sebagai bagian percepatan penutupan tahanan militer AS di Guantanamo.
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Pemerintah AS, Rabu (18/12/2013), mengumumkan telah memulangkan dua tahanan Guantanamo asal Sudan ke kampung halaman mereka.

Ini adalah pembebasan kedua dalam sepekan terakhir saat Presiden Barack Obama berusaha untuk menutup penjara militer itu.

Noor Uthman Muhammed (51) dan Ibrahim Othman Ibrahim Idris (52) adalah warga Sudan terakhir yang ditahan di pangkalan AL AS yang terletak di Kuba itu. Demikian seorang sumber Departemen Pertahanan AS mengatakan.

Idris dianggap sebagai seorang veteran jaringan teroris yang menyatakan sumpah setia kepada Osama bin Laden pada 1990-an. Idris termasuk gelombang pertama tahanan yang tiba di Guantanamo pada 11 Januari 2002. Sementara itu, Mott Uthman Muhammed tiba di Guantanamo pada Mei 2002.

Pada Februari 2011, Muhammed mengaku bersalah terlibat dalam sebuah aksi terorisme. Sebagai imbalan atas pengakuan itu, sebagian dari vonis 14 tahun untuk Muhammed dibatalkan. Dia sudah menyelesaikan masa hukumannya pada 3 Desember lalu.

Idris seharusnya sudah dipindahkan dari Guantanamo sejak 2009, dibebaskan berdasarkan perintah pengadilan distrik Washington.

Pemindahan ini terjadi pada saat pemerintahan Obama mempercepat proses repatriasi tahanan untuk memenuhi janji kampanyenya menutup penjara militer yang dibuka pendahulunya, George W Bush, setelah serangan 11 September 2001.

Pada Senin (15/12/2013), Pentagon mengumumkan pemindahan dua tahanan asal Arab Saudi. Sementara itu, pada 5 Desember, dua warga Aljazair dipulangkan dari Guantanamo, meski kedua tahanan itu khawatir akan menghadapi tuntutan baru di negeri asalnya. Kini, tersisa 158 tahanan di Guantanamo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.