Lindungi Peziarah Syiah, Polisi Irak Tewas Peluk Pengebom Bunuh Diri

Kompas.com - 18/12/2013, 19:38 WIB
EditorErvan Hardoko
BAQUBA, KOMPAS.com — Seorang polisi Irak mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan para peziarah Syiah. Dia tewas memeluk pelaku bom bunuh diri sesaat sebelum pelaku mengaktifkan bomnya.

Pelaku bom bunuh diri itu mengincar para peziarah Syiah di kawasan Khales di timur laut Baghdad. Ledakan bom itu menewaskan lima orang dan melukai 10 orang lainnya.

Seorang kolonel polisi Irak mengatakan, salah seorang korban tewas adalah seorang polisi yang bertugas mengawal para peziarah Syiah itu.

Dia memeluk si pelaku bom bunuh diri beberapa saat sebelum beraksi sebagai upaya untuk melindungi para peziarah itu. Polisi yang tewas itu adalah Ayyub Khalaf (34). Dia meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Demikian dikatakan rekannya, Saad Naim.

"Ayyub mati syahid melindungi para peziarah. Namanya akan selalu dikenang karena dia menyelamatkan puluhan nyawa orang tak bersalah," kata Naim.

"Kami akan membalas Al Qaeda atas peristiwa ini," lanjut Naim.

Pengeboman di Khales adalah bagian dari serangkaian serangan yang mengincar para peziarah Syiah.

Ratusan ribu orang, sebagian besar berjalan kaki, melakukan ziarah ke kota suci Karbala selama 40 hari setelah peringatan kematian cucu Nabi Muhammad, Imam Husein. Hari ke-40 setelah peringatan itu disebut hari raya Arbaeen yang tahun ini jatuh pada 23 Desember.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.