Pengadilan Banglades Vonis Mati 8 Mahasiswa Aktivis Liga Awami

Kompas.com - 18/12/2013, 18:30 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
EditorErvan Hardoko
DHAKA, KOMPAS.com - Sebuah pengadilan di Banglades, Rabu (18/12/2013), menjatuhkan hukuman mati untuk delapan mahasiswa aktivis partai berkuasa Liga Awami setelah terbukti membunuh seorang pemuda Hindu.

Pengadilan khusus ini memutuskan kedelapan aktivis Liga Awami ini bersalah mengejar, menangkap, kemudian membunuh Biswajit Das (24) menggunakan golok di hadapan sejumlah polisi.

Kasus ini menjadi perhatian luas warga Banglades setelah aksi brutal itu tertangkap kamera dan kemudian disiarkan di sejumlah stasiun televisi.

Sementara itu, pengadilan menjatuhkan hukuman seumur hidup untuk 13 aktivis sayap mahasiswa Liga Awami terkait kasus pembunuhan itu.


Jaksa penuntut SM Rafiqul Islam membenarkan hakim menjatuhkan hukuman mati untuk delapan mahasiswa sementara 13 orang lainnya dihukum penjara seumur hidup.

Hanya delapan terdakwa yang menghadiri sidang untuk mendengarkan vonis yang dibacakan hakim ABM Nizamul Huq. Sementara, terdakwa lain -termasuk dua orang yang dijatuhi hukuman mati- masih buron dan diadili secara in absentia.

Kakak korban, Uttam Das mengatakan keluarganya merasa puas dengan keputusan pengadilan itu dan meminta hukuman mati bisa dilakukan secepat mungkin.

"Kami sudah memperoleh keadilan dan kini kami ingin negara segera menghukum mati para kriminal itu," kata Uttam Das.

Proses sidang kasus ini merupakan ujian besar bagi partai sekuler Liga Awami di tengah tuduhan bahwa polisi, yang dekat dengan pemerintahan Liga Awami, mencoba menutupi kasus ini dan menutupi identitas pelaku.

Vonis yang diberikan pengadilan itu, nampaknya akan meningkatkan popularitas Liga Awami di kalangan minoritas Hindu menjelang pemilihan umum yang dijadwalkan pada 5 Januari mendatang.

Umat Hindu di Banglades berjumlah 10 persen dari 153 juta rakyat negeri itu dan secara tradisional adalah pendukung Liga Awami.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X