Kompas.com - 18/12/2013, 06:09 WIB
Warga kota Aleppo melihat kerusakan akibat serangan udara pasukan Suriah di kawasan yang dikuasai pemberontak itu. AU Suriah menjatuhkan puluhan MOHAMMED AL-KHATIEB / AFPWarga kota Aleppo melihat kerusakan akibat serangan udara pasukan Suriah di kawasan yang dikuasai pemberontak itu. AU Suriah menjatuhkan puluhan "bom tong" yang menewaskan sedikitnya 76 orang.
|
EditorPalupi Annisa Auliani

LONDON, KOMPAS.com — Seorang dokter asal Inggris yang bekerja sukarela di rumah sakit Suriah dikabarkan tewas di penjara rezim Bashar al-Assad. Keluarga mengatakan dokter itu tewas hanya beberapa hari sebelum janji pembebasannya.

Abbas Khan, dokter tersebut, adalah dokter tulang berusia 32 tahun asal London Selatan. Dia tiba di Aleppo, Suriah, tahun lalu untuk membantu warga sipil yang membutuhkan perawatan dokter. Namun, dia tertangkap rezim Assad.

Ayah dua anak ini, kata keluarga, meninggal dalam tahanan, hanya beberapa hari sebelum dia dijadwalkan bebas dan diserahkan kepada seorang anggota parlemen Inggris.

Pejabat Suriah mengatakan, Khan bunuh diri. Namun, pejabat yunior di Kementerian Luar Negeri Inggris, Hugh Robertson, mengatakan, rezim Assad bertanggung jawab atas kematian Khan.

"Tidak ada alasan apa pun yang bisa menjelaskan perlakuan yang dia terima dari pihak berwenang Suriah. (Mereka) membunuh seorang warga Inggris yang berada di negara mereka untuk membantu orang yang terluka selama perang sipil mereka," ujar Robertson kepada BBC.

Direktur Syrian Observatory for Human Rights, Rami Abdel, mengatakan kepada AFP bahwa ada kemungkinan Khan meninggal karena penyiksaan. Dugaan ini berdasarkan data dari ratusan kasus serupa yang kemudian oleh pemerintah diumumkan sebagai kasus bunuh diri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.