Kompas.com - 17/12/2013, 21:32 WIB
EditorErvan Hardoko
PYONGYANG, KOMPAS.com — Dua tahun lalu, tepatnya pada 28 Desember 2011, peti jenazah pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il, dinaikkan ke atas sebuah sedan hitam yang berjalan perlahan menuju tempat peristirahatan terakhir.

Di sisi kanan kiri mobil itu, terlihat delapan orang yang berjalan mendampingi mobil pembawa peti jenazah Kim Jong Il.

Di sisi kanan mobil, berjalan paling depan, adalah Kim Jong Un, putra sang mendiang pemimpin dan kemudian menjadi pemimpin baru Korea Utara.

Sementara itu, orang lain yang ikut mendampingi adalah para penasihat tepercaya Kim Jong Il yang dikenal dengan sebutan "kelompok tujuh". Mereka adalah Jang Song Thaek, Kim Ki Nam, Choe Tae Bok, Ri Yong Ho, Kim Yong Chun, Kim Jong Gak, dan U Dong Chuk.

Ketujuh orang ini dipilih langsung oleh Kim Jong Il dan mendapatkan tugas untuk mendampingi dan membimbing calon pemimpin muda Korea Utara saat dia mulai menjalankan perannya.

Setelah Kim Jong Un pada pekan lalu mengeksekusi mati pamannya sendiri, Jang Song Thaek, kini—saat peringatan dua tahun kematian Kim Jong Il—hanya tersisa dua orang dari kelompok tujuh penasihat itu.

- Jang Song Thaek, Direktur Departemen Administrasi Partai Pekerja (dieksekusi)

- Kim Ki Nam, Kepala Bidang Propaganda Partai Pekerja (masih bertugas).

- Choe Thae Bok, Ketua Dewan Rakyat Tertinggi (masih bertugas).

- U Tong Chuk, Kepala Keamanan Negara (menghilang).

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.