Korea Utara Peringati Dua Tahun Kematian Kim Jong Il

Kompas.com - 17/12/2013, 17:07 WIB
Warga Korea Utara menaruh karangan bunga di depan patung Kim Il Sung dan putranya, Kim Jong Il dalam peringatan dua tahun kematian ayah Kim Jong Un itu pada Selasa (17/12/2013) di Pyongyang. KNS / KCNA / AFPWarga Korea Utara menaruh karangan bunga di depan patung Kim Il Sung dan putranya, Kim Jong Il dalam peringatan dua tahun kematian ayah Kim Jong Un itu pada Selasa (17/12/2013) di Pyongyang.
EditorErvan Hardoko

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara, Selasa (17/12/2013), menggelar peringatan dua tahun kematian Kim Jong Il, hanya beberapa hari setelah Kim Jong Un mengeksekusi pamannya yang dituduh terlibat korupsi.

Pemimpin Korut Kim Jong Il yang memerintah Korea Utara selama hampir dua dekade, meninggal dunia secara mendadak dua tahun lalu, dan kekuasaan lantas dialihkan kepada anaknya, Kim Jong Un.

Chang Song Thaek, yang telah dieksekusi, merupakan paman Kim Jong-un sekaligus pembimbingnya saat transisi kepemimpinan dari Kim Jong Il kepada sang anak, pada 2011 lalu.

Namun beberapa hari lalu, Chang Song-thaek ditangkap di tengah rapat Partai Komunis oleh pasukan bersenjata, dan kemudian dieksekusi.

Ini adalah guncangan terbesar sejak Kim mengambil alih kepemimpinan dari mendiang ayahnya dua tahun lalu. Sekretaris Jenderal PBB Ban Kim-moon menggambarkan eksekusi itu sebagai "sangat dramatis dan mengejutkan".

Putra ketiga Kim Jong Il dan sekaligus penggantinya, Kim Jong-un menghadiri upacara dua tahun kematian ayahnya, Senin (16/12), seperti dilaporkan televisi pemerintah Korut.

Dia duduk di podium kehormatan diapit salah seorang pejabat penting Korut, Kim Yong Nam dan sejumlah perwira tentara. Sementara itu, ribuan tentara Korea Utara melakukan pawai di depan makam Kim Jong Il di ibu kota Pyongyang, dan menyatakan sumpah setia kepada Kim Jong Un.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.