Kompas.com - 17/12/2013, 02:01 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

BAGHDAD, KOMPAS.com — Bom mobil meledak di kota ziarah di dekat Baghdad, Irak, serta serangan militan ke markas dewan kota dan kantor polisi, Senin (16/12/2013), menewaskan 66 orang.

Dua bom mobil itu meledak di daerah Rashid, di selatan Baghdad, menewaskan setidaknya 22 orang dan melukai 52 orang yang lain.

Sementara serangan ke markas dewan kota terjadi di Tikrit. Para militan kemudian menduduki kantor itu, dengan para pegawai menjadi sandera.

Pasukan keamanan Irak mengepung gedung itu. "Semua sandera, 40 orang, dibebaskan dari dalam gedung," kata Juru Bicara Layanan Kontra-Terorisme Irak, Sabah Noori. Satu pelaku serangan tewas bersama bom bunuh diri dan dua penyerang lain meledakkan diri.

Seorang petugas polisi dan dokter setempat mengatakan satu anggota dewan kota dan dua polisi tewas dalam insiden di Tikrit. Namun, belum ada rincian lebih lanjut apakah korban jiwa jatuh pada serangan awal atau pasukan keamanan berusaha mengambil alih kembali kantor itu.

Serangan ke kantor dewan kota terjadi setelah bom bunuh diri menyasar kantor polisi di kota Baiji, juga di provinsi Salaheddin. Satu orang pelaku bunuh diri meledakkan mobil di gerbang kantor polisi. Tiga penyerang kemudian menyerbu kantor itu, menembak mati seorang perwira dan seorang polisi yang berada di dalam kantor.

Pasukan keamanan Irak yang merebut kembali kantor polisi Baiji, menembak mati satu pelaku penyerangan, sementara dua pelaku lain meledakkan diri. Di dekat Tikrit, dua polisi penjaga kilang minyak tewas dan tiga lainnya terluka karena serangan bom di selatan kota Kirkuk.

Bus diserang

Serangan mematikan kedua pada Senin terjadi di Mosul. Militan menembak mati 12 orang penumpang bus. Lima bom mobil lain lain juga meledak di sekitar Baghdad, menewaskan sedikitnya 17 orang dan melukai 43 orang yang lain.

Satu bom mobil meledak di dekat tempat parkir yang berdekatan dengan markas dewan kota Baghdad. Empat orang tewas dalam insiden ini.

Serangan di sekitar Baghdad ini merupakan kelanjutan dari serangkaian serangan yang terjadi Minggu (15/12/2013), dengan 11 orang tewas, termasuk seorang penyiar televisi dan keluarga beranggotakan lima orang.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.