AS Kirim Dua Tahanan Guantanamo ke Arab Saudi

Kompas.com - 16/12/2013, 20:09 WIB
Penjara militer AS di Teluk Guantanamo, Kuba. AP PhotoPenjara militer AS di Teluk Guantanamo, Kuba.
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Pentagon, Senin (16/12/2013), Pemerintah Amerika Serikat memindahkan dua tahanan Guantanamo ke Arab Saudi. Dengan pemindahan ini, maka total tahanan yang tersisa di basis militer AS di Kuba ini tinggal 160 orang.

Setelah melalui "evaluasi yang komprehensif" terkait kasus mereka, Saad Muhammad Husayn Qahtani dan Hamood Abdullah Hamood dipindahkan dengan konsensus enam departemen dan agensi yang tergabung dalam sebuah gugus tugas. Demikian juru bicara Pentagon, Todd Breasseale.

"Pemerintah AS sudah menghasilkan kemajuan nyata dalam memindahkan tahanan Guantanamo meski sejumlah batasan legislatif memengaruhi kinerja kami," demikian pernyataan Paul Lewis, utusan khusus Departemen Pertahanan untuk penutupan Guantanamo.

Lewis mengatakan, bersama dengan Kementerian Luar Negeri berkomitmen untuk memindahkan lebih banyak lagi tahanan Guantanamo untuk mengurangi populasi tahanan dan pada akhirnya menutup fasilitas ini.

Meski pembatasan transfer tahanan dari Guantanamo masih menjadi bahan perdebatan di kongres, Presiden Barack Obama tetap mencoba mempercepat proses repatriasi demi tujuan akhir, yaitu menutup fasilitas tahanan Guantanamo, yang sudah beroperasi hampir 12 tahun.

Sebelum pemindahan terakhir ini, sudah 82 tahanan dibebaskan termasuk 56 warga Yaman. Pada 5 Desember lalu, dua warga Aljazair dipindahkan dari Guantanamo ke negeri asalnya meski kedua tahanan itu khawatir akan menghadapi dakwaan baru di Aljazair.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X