Kompas.com - 14/12/2013, 01:16 WIB
Pangeran Harry dan tiga tim yang di antaranya adalah 12 tentara yang terluka di peperangan, menyelesaikan perjalanan di Kutub Selatan Bumi, Jumat (13/12/2013). CNNPangeran Harry dan tiga tim yang di antaranya adalah 12 tentara yang terluka di peperangan, menyelesaikan perjalanan di Kutub Selatan Bumi, Jumat (13/12/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani

LONDON, KOMPAS.com - Pangeran Harry (29), cucu Ratu Inggris Elizabeth, Jumat (13/12/2013), mencapai Kutub Selatan. Dia melintasi Antartika selama dua pekan bersama para tentara yang terluka karena perang, dalam rangka pengumpulan dana untuk badan amal militer.

Pangeran Harry menempuh perjalanan bersama tiga tim yang di dalamnya ada 12 tentara yang diamputasi karena luka perang. Para tentara itu berasal dari Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.

Mereka mencapai lokasi target  perjalanan di Kutub Selatan Bumi pada pukul 13.25 GMT atau pukul 20.25 WIB. Dia pun mengumumkan capaian ini melalui akun Twitter.

"Kami masuk ke Kutub Selatan pada hari Jumat tanggal 13 - (angka) sial bagi sebagian orang, beruntung bagi kami, " kata Harry dalam pesan video yang diposting pada Rabu (11/12/2013). Dia pun mengatakan perjalanan ini tak terlalu buruk baginya.

"Angin berhembus, itu bagus, saya pikir semua orang merasa cukup lelah tetapi perlahan-lahan masuk ke irama. Baru masuk ke irama (perjalanan) dan (perjalanan) hampir selesai," kata Harry.

Tiga tim yang masing-masing beranggotakan tujuh orang menempuh perjalanan 335 kilometer dari stasiun penelitian Rusia di Antartika pada 1 Desember 2013. Tim ini membawa logistik di atas kereta luncur.

Semula perjalanan dirancang sebagai perlombaan di antara tim dari Inggris, Amerika, dan negara persemakmuran. Tapi karena medan yang berat, kompetisi ekspedisi dibatalkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pangeran Harry saat ini adalah pilot helikopter Apache yang sudah dua kali bertugas di Afghanistan. Dia adalah pendukung gerakan amal militer, terutama untuk Britain's Walking With The Wounded. Harry juga salah satu pelindung untuk proyek penggalangan dana Kutub Selatan ini.

Pada 2011, Pangeran Harry pernah pula bergabung dalam perjalanan amal ke Kutub Utara. Dia tak menyelesaikan perjalanan itu karena harus menghadiri pernikahan kakaknya, Pangeran William dan Kate Middleton.

Saat ini Pangeran Harry yang masuk urutan keempat dalam antrean tahta Kerajaan Inggris, merupakan anggota pertama dari Keluarga Kerajaan Inggris yang mengikuti penjelajahan Kutub Selatan. Meskipun, kakeknya yakni Pangeran Philip dan bibinya, Putri Anne, pernah mengunjungi kawasan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.