Kompas.com - 13/12/2013, 17:20 WIB
EditorErvan Hardoko

Para penyidik mengatakan, Richter, yang mempelajari akuntansi di sebuah universitas, menjalin persahabatan dengan sejumlah keluarga dan membujuk mereka untuk mengizinkan dia mengasuh anak-anak mereka.

Hakim Boyle mencatat, korban termuda Richter adalah balita perempuan berusia dua tahun dan masih mengenakan popok saat pria itu melakukan kejahatannya.

Penyidik mengatakan, kejahatan Richter terungkap setelah seorang bocah laki-laki berusia enam tahun mengadu kepada ibunya bahwa Richter melecehkan dirinya dan adik perempuannya yang berusia empat tahun.

Saat polisi datang ke kediaman Richter, pria itu justru memberikan video-video tersebut tanpa perlawanan.

"Saya akan menghemat waktu kalian. Benda yang kalian cari ada di bawah meja kopi," kata Richter saat itu. Di bawah meja itu, polisi menemukan beberapa keping DVD dan kamera perekam.

Pada awalnya Richter dijerat 49 dakwaan, termasuk pelecehan anak-anak tingkat pertama, eksploitasi seksual terhadap anak-anak, dan kepemilikan materi pornografi anak-anak.
Seluruh dakwaan itu menghasilkan hukuman penjara maksimal selama 1.185 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.