Pengadilan AS "Hadiahi" Paedofil Hukuman Penjara 145 Tahun

Kompas.com - 13/12/2013, 17:20 WIB
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Seorang pria asal Wisconsin, AS, yang merekam pelecehan seksual yang dilakukannya terhadap enam orang anak-anak dijatuhi hukuman penjara 145 tahun.

Alexander R Richter (30) dalam sidang itu meminta maaf atas perbuatannya melecehkan seorang balita perempuan berusia dua tahun dan lima anak-anak lainnya.

Dalam pernyataannya di hadapan hakim itu, Richter mengaku bahwa permintaan maafnya tak bisa menghapuskan perbuatan jahatnya itu.

Permintaan maaf itu terdengar tulus, tetapi yang membuat hakim kesal adalah Richter menyatakan permintaan maafnya itu dengan tersenyum dan terlihat tanpa penyesalan sama sekali.

"Anda katakan Anda merasa kasihan terhadap anak-anak yang hidupnya Anda hancurkan. Namun, Anda tersenyum saat mengatakannya," kata hakim Timothy Boyle.

"Silakan tersenyum sekarang!" kata Boyle sebelum kemudian menjatuhkan vonis.

Dalam sidang September lalu, Richter memutuskan tidak menolak empat dakwaan pengadilan terkait pelecehan seksual terhadap anak-anak. Sebagai gantinya, jaksa sepakat merekomendasikan hukuman penjara selama 80 tahun.

Namun, hakim Boyle yang tak terikat kesepakatan itu mengatakan, kejahatan yang dilakukan Richter itu layak mendapatkan hukuman yang lebih berat dan Boyle ingin memastikan Richter mati di dalam penjara.

Bukti terkuat yang menjerat Richter adalah video yang merekam perbuatannya melecehkan anak-anak berusia dua hingga enam tahun.

Jaksa mengatakan, kejahatan paedofilia Richter sudah dimulai sejak remaja dan kemungkinan besar masih ada korban yang tak diketahui.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.