Kompas.com - 13/12/2013, 14:50 WIB
EditorEgidius Patnistik
JOHANNESBURG, KOMPAS.COM — Warga Afrika Selatan tidak akan bisa melihat jenazah Nelson Mandela diletakkan di tempat peristirahatan terakhir karena pemakamannya menjadi urusan pribadi, urusan keluarga. Demikian kata juru bicara pemerintah, Jumat (13/12/2013).

Setidaknya 5.000 orang, termasuk para pejabat asing dan tokoh-tokoh politik senior, diperkirakan akan menghadiri upacara pemakaman pada hari Minggu mendatang di Qunu, tempat masa kanak-kanak Mandela.

Namun, begitu kesempatan untuk umum selesai, saat pemakaman, berdasarkan permintaan keluarga, murni menjadi urusan pribadi. Demikian kata juru bicara pemerintah, Phumla Williams, kepada AFP. "Keluarga telah mengindikasikan bahwa mereka ingin menjadikan pemakaman itu sebagai urusan keluarga," kata Williams. "Mereka tidak ingin disiarkan televisi. Mereka tidak ingin orang melihat saat jenazah diturunkan."

Setelah tiga hari disemayamkan di ibu kota negara di Pretoria, peti mati Mandela akan diterbangkan ke Qunu pada Sabtu pagi. Sebuah panggung khusus dan tenda telah didirikan buat upacara pemakaman yang terbuka untuk publik selama dua jam yang dimulai pukul 08.00 pagi (atau pukul 13.00 WIB) pada hari Minggu.

Pada Kamis malam, sebanyak 3.000 awak media sudah tiba di lokasi terpencil di Eastern Cape itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.