Kompas.com - 12/12/2013, 22:34 WIB
EditorErvan Hardoko

BERLIN, KOMPAS.com — Sebuah Institut di Jerman mengatakan tetap akan menerbitkan buku karya Adolf Hitler tentang manifesto Nazi, Mein Kampf, walaupun mendapatkan tentangan banyak kalangan.

Hitler menulis Mein Kampf saat ia dipenjara karena percobaan kudeta pada tahun 1923.

Negara bagian Bavaria, yang saat ini memiliki hak penerbitan atas buku itu dan menerapkan larangan di Jerman, mengancam akan melakukan penuntutan pidana. Proyek ini semula didanai oleh pemerintah negara bagian.

Pemerintah Bavaria mengatakan tidak akan lagi menerbitkan Mein Kampf setelah hak penerbitan habis dua tahun lagi. Hak penerbitan buku ini berakhir pada akhir 2015, 70 tahun setelah kematian penulis.

Namun, Institut Sejarah Kontemporer di Munich yang telah menghabiskan setengah juta euro untuk mendanai proyek itu mengatakan, buku tersebut akan tetap diterbitkan dan dilengkapi dengan keterangan tambahan.

Semula Bavaria memang merencanakan untuk menerbitkan edisi baru buku Hitler dengan komentar kritis dari Institut Sejarah Kontemporer, tetapi kemudian berubah pendirian.

"Banyak percakapan dengan korban Holocaust dan keluarganya menunjukkan bahwa upaya menerbitkan kembali tulisan ini akan menimbulkan kesedihan besar," kata Menteri Sains Bavaria, Ludwig Spaenle.

Spaenle mengatakan dalam satu pernyataan di situs pemerintah daerah bahwa Bavaria akan tetap mengambil langkah hukum terhadap siapa pun yang mencoba menerbitkan Mein Kampf.

Ia mengatakan, Bavaria akan meminta pemerintah baru Jerman untuk membantu mencari penyelesaian saat hak cipta buku itu habis masa berlakunya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.