Kompas.com - 11/12/2013, 19:52 WIB
Salah satu sudut di pusat kota Ramallah, Tepi Barat. wikipediaSalah satu sudut di pusat kota Ramallah, Tepi Barat.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Auditor Uni Eropa (UE) merekomendasikan penghentian pembayaran gaji 65.000 pegawai negeri Palestina di Gaza. Menurut UE, mereka sampai saat ini sudah tidak bekerja lagi.

Rekomendasi ini muncul tatkala pihak auditor mencurigai penggunaan dana sekitar 1 miliar euro. Dana itu memang digunakan sebagai pendukung kinerja Otoritas Palestina.

Menurut catatan terkumpul, sebagaimana warta AP pada Rabu (11/12/2013), ada 65.000 pegawai negeri sipil dan aparat keamanan di Gaza. Menurut laporan, mereka sudah tidak bekerja lagi sejak 2007 tatkala kelompok Hamas berkuasa di Gaza.

Sampai kini, pemerintahan Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengupayakan gaji mereka. Sejauh ini, para pegawai negeri dan aparat keamanan itu sudah tidak bekerja lagi untuk Hamas. Kebanyakan dari mereka justru sudah lama menjadi pengikut setia Abbas. Sementara, di tempat tinggal Abbas di Tepi Barat, pegawai negeri Palestina masih tetap bekerja.

Data UE menunjukkan kalau sekarang UE membayar seperlima gaji 170.000 pegawai negeri Palestina baik yang bekerja di Tepi Barat maupun Gaza. "Dalam penelitian di salah satu kantor Palestina dari 125 pegawai negeri, 90 di antaranya sudah tidak bekerja lagi,"kata Auditor Hans Gustaf Wessberg.

Wessberg mengatakan pula, akan lebih baik kalau gaji pegawai negeri Palestina di Gaza dialihkan untuk Tepi Barat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.