Kaukus Ekonomi ASEAN Syaratkan Pembangunan Infrastruktur

Kompas.com - 11/12/2013, 19:49 WIB
Christovita Wiloto (Founder and Chairman Indonesia Investment Forum) bersama-sama Benny Surjadharma (President Director Macquarie Capital), Sachin Gopalan (CEO Berita Satu Media Holding), Suryo B. Sulisto (Ketua Umum KADIN), Emma Sri Martini (President Director PT Sarana Multi Infrastruktur), Wahyu Hidayat (Deputi Meneg BUMN), serta John Walker AM (Senior Managing Director Macquarie Capital) di acara Indonesia Investment Forum 2013 di Hongkong, Kamis (7/11/2013) di Hotel Ritz Carlton, Hong Kong. Indonesia Investment Forum Christovita Wiloto (Founder and Chairman Indonesia Investment Forum) bersama-sama Benny Surjadharma (President Director Macquarie Capital), Sachin Gopalan (CEO Berita Satu Media Holding), Suryo B. Sulisto (Ketua Umum KADIN), Emma Sri Martini (President Director PT Sarana Multi Infrastruktur), Wahyu Hidayat (Deputi Meneg BUMN), serta John Walker AM (Senior Managing Director Macquarie Capital) di acara Indonesia Investment Forum 2013 di Hongkong, Kamis (7/11/2013) di Hotel Ritz Carlton, Hong Kong.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Realisasi Kaukus Ekonomi ASEAN dua tahun mendatangkan memerlukan syarat pembangunan infrastruktur di seluruh negara-negara anggotanya. Hal itu menjadi salah satu bagian mengemuka dalam pertemuan Indonesia Infrastructure Finance (IIF) pada Rabu (11/12/2013). Sejauh ini, kata Presiden Direktur IIF Kartika Wirjoatmodjo, pihaknya mematok target pendanaan infrastruktur hingga Rp 2,7 triliun sampai dengan akhir 2013.

Menurut Kartika, IIF, salah satunya, telah menyediakan fasilitas pembiayaan jangka panjang dalam bentuk senior loan (pinjaman jangka panjang) dan mezzanine (pinjaman subordinasi atau pinjaman kuasi ekuitas), dan menyediakan jasa konsultasi sebagai penasihat pembiayaan untuk investor proyek baik untuk pemerintah daerah maupun lembaga dan kementerian.

Dalam hal pembiayaan, IIF berpartisipasi menyediakan dana untuk proyek pembangkit tenaga listrik, penyediaan air bersih, telekomunikasi, jalan tol dan infrastruktur transportasi udara.  Sampai dengan akhir November 2013 nilai komitmen telah mencapai Rp 2 triliun.

Sementara itu, pada 2014 IIF menargetkan semakin aktif membiayai berbagai proyek. Selain peningkatan komitmen pendanaan melebihi Rp. 4 triliun, IIF juga akan memperluas fokus sektoral seperti kepada sektor pelabuhan dan infrastruktur distribusi gas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X