Kompas.com - 11/12/2013, 19:46 WIB
EditorErvan Hardoko
PRETORIA, KOMPAS.com - Penerjemah bahasa isyarat untuk penyandang tunarungu di upacara mengenang Nelson Mandela di Stadion FNB, Soweto, Selasa (10/12/2013), diduga seorang penerjemah palsu karena membuat sejumlah tanda isyarat yang tidak tepat.

Pria itu berdiri di panggung utama dan bertugas untuk menerjemahkan pidato para pemimpin dunia ke bahasa isyarat agar para penyandang tunarungu bisa memahami pernyataan para pemimpin dunia tersebut.

Namun, Braam Jordaan, seorang tunarungu Afrika Selatan dan anggota Federasi Tunarungu Sedunia (WDF), meyakini sang penerjemah itu menggunakan isyarat-isyarat palsu.

"Struktur tangannya, ekspresi wajahnya, dan gerakan tubuhnya tidak mengikuti apa yang dikatakan orang yang sedang berbicara," kata Jordaan kepada situs berita SBS.

Lebih lanjut Jordaan mengklaim bahwa sang penerjemah, yang juga bertugas saat Presiden AS Barack Obama berpidato, menggunakan tanda-tanda isyarat "hasil karya" sendiri.

"Saya merasa kecewa dan dipermalukan. Dia menciptakan sendiri isyaratnya," ujar Jordaan.

"Apa yang terjadi dalam upacara itu sungguh memalukan. Hal itu seharusnya tak terjadi," tambah dia.

"Apa yang terjadi akan selamanya diasosiasikan dengan Nelson Mandela dan komunitas tunarungu. Terima kasih untuk sang penerjemah palsu," keluh Jordaan.

Pernyataan Jordaan itu mendapat dukungan dari The Limping Chicken, sebuah blog ternama untuk komunitas tunarungu Inggris.

"Si penerjemah membuat tanda isyarat yang belum pernah dilihat sebelumnya, sebuah pengulangan ritme aneh pada gerakannya. Tanda isyaratnya berulang setiap tiga atau empat kali gerakan, dia selalu menggoyangkan bahunya, seperti tengah mengikuti ketukan tertentu," kata blog itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Daily Mail
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.