Kompas.com - 11/12/2013, 16:37 WIB
EditorErvan Hardoko
PRETORIA, KOMPAS.com - Sebuah peti jenazah berbalut bendera kebangsaan Afrika Selatan berisi jasad mendiang Nelson Mandela, tiba di ibu kota Pretoria, Rabu (11/12/2013), dikawal pasukan khusus militer.

Di Pretoria, jasad Mandela akan disemayamkan di sebuah amfiteater tempat dia dilantik menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan, 19 tahun lalu.

Delapan orang sersan mayor mewakili berbagai divisi Angkatan Bersenjata Afrika Selatan membawa peti jenazah Mandela , dipimpin seorang pendeta militer dengan stola berwarna ungu.

Para prajurit kemudian meletakkan peti jenazah itu dan melepas bendera yang membungkusnya. Sebelumnya, peti jenazah Mandela dikawal polisi bersepeda motor dari sebuah rumah sakit militer di luar kota Pretoria menuju ke Union Buildings.

"Saya mencoba untuk tidak menangis," kata Paul Letageng (47), seorang pekerja di kantor pemerintahan Pretoria.

"Sangat luar biasa saat memikirkan bahwa 19 tahun lalu, Mandela dilantik di sini, dan kini dia disemayamkan di sini. Jika dia tak pernah berada di sini, Afrika Selatan tidak akan pernah mengalami perdamaian," tambah Letageng.

Di sepanjang jalan menuju Union Buildings, warga Pretoria memenuhi tepian jalan untuk menyaksikan mobil pembawa peti jenazah yang bergerak perlahan.

Warga menyanyikan lagu-lagu lama dari masa perjuangan melawan rezim apartheid sembari menyampaikan ucapan selamat tinggal untuk Madiba, nama tradisional Mandela.

Jasad Mandela akan disemayamkan selama tiga hari di Union Buildings. Pada Rabu (11/12/2013) malam, keluarga Mandela, pejabat pemerintah dan para pemimpin dunia dijadwalkan memberikan penghormatan terakhir.

Sejauh ini belum diperoleh informasi apakah peti jenazah Mandela akan dibuka atau ditutup dalam prosesi penghormatan terakhir itu. Satu hal yang sudah pasti pemerintah Afsel melarang pengunjung membawa kamera.

Pada Sabtu (14/12), jasad Mandela akan diterbangkan ke kampung halamannya di Qunu, Provinsi Eastern Cape. Menurut rencana Mandela akan dimakamkan pada Minggu (15/12/2013).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.