Jordania, Israel, dan Palestina Kelola Laut Mati - Kompas.com

Jordania, Israel, dan Palestina Kelola Laut Mati

Kompas.com - 10/12/2013, 15:05 WIB
BBC Permukaan air Laut Mati menurut penelitian turun setinggi satu meter tiap tahun
Tiga negara Timur Tengah yaitu Jordania, Israel, dan Otoritas Palestina menyepakati pakta pembagian air di Laut Mati yang volume airnya terus menyusut.

Berdasarkan kesepakatan ini, mereka akan membangun sebuah pipa untuk membawa air garam dari pabrik desalinasi di Laut Merah ke Laut Mati sambil menyediakan air untuk kebutuhan minum warga di wilayah itu.

Proyek seperti itu telah dibahas selama bertahun-tahun.

Kerja sama ini adalah langkah maju mengingat tidak berkembangnya pembicaraan damai antara Israel dan Palestina, kata wartawan BBC, Kevin Connolly, di Jerusalem.

Perjanjian ini ditandatangani pada Senin (9/12/2013) kemarin di markas besar Bank Dunia di Washington DC. Proyek ini diperkirakan akan menelan biaya sebesar 250 juta dollar AS hingga 400 juta dollar.

Proyek ini akan melibatkan pembangunan pabrik desalinasi di Jordania, yang diproyeksikan akan menghasilkan 80 hingga 100 juta kubik meter air tawar per tahunnya.

Air ini disepakati akan didistribusikan ke wilayah-wilayah di tiga negara itu.

Namun, kritikus khawatir akan dampak rencana ini pada ekosistem Laut Mati yang rapuh.

Permukaan Laut Mati menurun sebanyak satu meter per tahun, menyusul air sungai Jordan yang telah habis untuk irigasi.

Laut Mati sangat kaya akan garam dan mineral lainnya yang membuat orang dapat mengapung di permukaannya.

Daerah di sekitar Laut Mati hidup dari industri pariwisata dan industri kesehatan karena sifat unik air ini.

Namun, Laut Mati mengering dengan cepat, bahkan beberapa kalangan khawatir laut ini akan kering kerongtang pada 2050.


EditorEgidius Patnistik

Close Ads X