Kompas.com - 10/12/2013, 14:46 WIB
Ilustrasi. DOKIlustrasi.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Polisi Afganistan selamatkan seorang perempuan dari hukum rajam Taliban di Kunduz. Tak cuma itu, polisi juga mencokok mantan suami perempuan tersebut yang melayangkan tuduhan perselingkuhan, tulis AP pada Selasa (10/12/2013).

Juru Bicara Polisi Provinsi Kunduz, Sayed Sarwar Hussaini, mengatakan, insiden itu terjadi di distrik Dasht-i-Archi. Polisi memergoki para anggota Taliban tengah menyiapkan batu-batu untuk hukuman rajam tersebut. "Saat polisi datang, para anggota militan itu melarikan diri," katanya.

Hussaini melanjutkan, saat polisi datang perempuan itu tengah disekap di salah satu bagian basis Taliban tersebut. "Kami membebaskan dia," katanya.

Menurut Hussaini, pihaknya mendapat informasi dari saudara perempuan korban. Menurut sumber polisi itu, Taliban akan mengeksekusi rajam saudarinya itu. "Dari informasi itulah kami melakukan operasi," kata Hussaini.

Hussaini melanjutkan, penyelidikan polisi menunjukkan kalau suami korban adalah pengikut Taliban. Sebetulnya, pasangan itu sudah bercerai. Kuat dugaan, laki-laki itu hendak menghabisi nyawa mantan istrinya itu. "Laki-laki itu lalu melayangkan tuduhan perselingkuhan yang berujung pada putusan hukuman rajam itu," kata Hussaini.   
 
Taliban saat berkuasa pada 1996-2001 menerapkan hukuman syariah di Afganistan. Salah satu hukuman yang acap diterapkan adalah rajam bagi pelaku perzinaan dan potong tangan bagi pencuri.

Saat ini, Taliban terdepak di kawasan-kawasan pinggiran Afganistan. Mereka mendapat perlawanan dari militer dan polisi Afgansitan dengan dukungan pasukan internasional.

Pada Juli tahun ini, seorang perempuan berusia 21 tahun tewas lantaran hukum rajam di sebuah desa di bawah kekuasaan Taliban, sekitar 60 kilometer di utara Kabul. Kejadian itu memunculkan aksi protes dunia internasional.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X