Sebelum KEA 2015, Persaingan Perbankan ASEAN Sudah Terjadi

Kompas.com - 09/12/2013, 20:15 WIB
Secara umum, hal pertama dapat dilakukan menghadapi AEC adalah, apabila kita tidak siap bersaing di luar Indonesia (di negara-negara ASEAN lainnya), maka kita harus fokus di pasar Indonesia itu sendiri. Binus UniversitySecara umum, hal pertama dapat dilakukan menghadapi AEC adalah, apabila kita tidak siap bersaing di luar Indonesia (di negara-negara ASEAN lainnya), maka kita harus fokus di pasar Indonesia itu sendiri.
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com - Persaingan perbankan di kawasan ASEAN sebetulnya terjadi sebelum realisasi Komunitas Ekonomi ASEAN (KEA) pada 2015. Hal yang sama juga terjadi pada perbankan syariah. Berangkat dari itulah, kata Direktur Utama Bank Syariah Bukopin (BSB) Riyanto dalam kesempatan perayaan milad atau  hari ulang tahun (HUT) ke-5 BSB pada Senin (9/12/2013).

Catatan terkumpul menunjukkan kalau pasar bebas perbankan ASEAN sesungguhnya resmi terwujud pada 2020. Tetapi, menurut hemat Riyanto, persiapan menghadapi persaingan global sudah harus dilakukan saat ini. "Infrastruktur dan kondisi perekonomian Indonesia juga harus dibenahi," katanya.

Lebih lanjut menurut Riyanto, kesiapan ini menjadi penting karena perbankan ASEAN akan bersaing secara global. "Persiapannya harus secara kualitas juga," katanya.

Sementara, terkait HUT tersebut, BSB juga meluncurkan tampilan baru kartu anjungan tunai mandiri (ATM). Tak hanya itu, kode BSB di mesin ATM pun tampil dengan nama Sy Bukopin 521.

Program terkait ulang tahun ini adalah penarikan hadiah utama sebuah mobil Toyota Fortuner Berkah iB SiAga berhadiah hingga Februari 2014.

Catatan menunjukkan sampai dengan akhir November 2013, aset BSB tumbuh 22,15 persen atau Rp 785, 250 miliar dari Rp 3, 545 triliun pada periode sama 2012 menjadi Rp 4,331 triliun. Sementara itu, laba bersih sampai dengan akhir November 2013 sebesar Rp 24,331 miliar. Angka ini naik 28,32 persen ketimbang laba bersih periode sama 2012 di posisi Rp 18,961 miliar.

Kemudian, pemicu peningkatan laba bersih adalah peningkatan pembiayaan sebesar 22,66 persen menjadi Rp 3,225 triliun sampai dengan akhir November 2013. Sementara, pada periode sama, dana pihak ketiga (DPK) mencapai kenaikan 28,38 persen menjadi Rp 3,506 triliun. "Kami menargetkan menjadi bank syariah kelima terbaik tahun depan dari posisi kedelapan sekarang," demikian Riyanto.

Josephus Primus Karyawati Bank Syariah Bukopin (BSB) menunjukkan tampilan baru kartu anjungan tunai mandiri (ATM) bertepatan dengan hari ulang tahun ke-5 BSB pada Senin (9/12/2013).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X