Mantan Pacar PM Australia Akan Diperiksa Polisi

Kompas.com - 09/12/2013, 14:21 WIB
Bruce Wilson, mantan pacar Julia Gillard. ABCBruce Wilson, mantan pacar Julia Gillard.
EditorEgidius Patnistik
Pengadilan Victoria, Australia, memutuskan memberi kewenangan bagi penyidik polisi untuk memeriksa segala dokumen terkait dengan Bruce Wilson, mantan pacar bekas Perdana Menteri Julia Gillard. Dalam salinan keputusan pengadilan yang diterima media disebutkan, Wilson dituduh terlibat pemalsuan dan pelanggaran lainnya terkait penyalahgunaan dana di tahun 1990-an.

Wilson adalah bekas ketua Serikat Pekerja Australia (AWU). Saat itu, Julia Gillard masih bekerja untuk kantor hukum Slater and Gordon dan Wilson merupakan kliennya.

Keduanya kemudian terlibat dalam kisah asmara sebagai sepasang kekasih.

Menurut Hakim Peter Lauritsen, Wilson ketika itu menipu perusahaan bernama Theiss. Dijelaskan, perusahaan itu melakukan pembayaran yang mereka anggap sebagai bagian dari service yang mereka peroleh.

Namun, menurut hakim, Wilson terlibat menggunakan uang pembayaran Theiss tersebut untuk membeli sebuah rumah. "Hanya dia yang tahu apa yang terjadi selebihnya," kata hakim Lauristen.

Keputusan pengadilan ini menyatakan polisi menyelidiki empat pelanggaran yang terjadi. Wilson diduga memiliki rumah melalui penipuan, menerima komisi tidak sah, membuat dan menggunakan dokumen palsu, serta bersekongkol melakukan penipuan.

Julia Gillard telah membantah segala tuduhan ketelibatan dirinya, dengan mengatakan, ia menganggap dana tersebut akan digunakan untuk kepentingan pemilihan anggota serikat pekerja.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X