Ini Perjalanan Mandela...

Kompas.com - 06/12/2013, 07:19 WIB
Mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela. SHAUN CURRY / AFPMantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KOMPAS.com — Pemimpin Afrika Selatan Nelson Mandela diumumkan meninggal pada Kamis (5/12/2013) malam waktu setempat atau Jumat (6/12/2013) pagi waktu Indonesia. Ini adalah sejarah singkat Mandela.

Mandela lahir pada 18 Juli 1918. Dia lahir dengan nama Rolihlahla Dalibhunga Mandela di sebuah desa kecil bernama Mvezo. Dia mendapatkan nama Nelson dari guru sekolahnya. Dia juga lazim dipanggil dengan nama Madiba, yang adalah nama klan tradisionalnya.

Sempat mengenyam bangku perguruan tinggi, tetapi dikeluarkan karena aktivitasnya melawan praktik apartheid alias pemisahan sosial berdasarkan warna kulit.

Pada 1944, Mandela bergabung dengan Kongres Nasional Afrika (ANC), sebuah partai politik yang perjuangannya khusus melawan apartheid. Dia bersama beberapa tokoh lain mendirikan Liga pemuda ANC, dengan keinginan mewujudkan organisasi yang lebih radikal melawan apartheid.

Pada 1952, Mandela terpilih menjadi pemimpin baru ANC. Dia mendorong kampanye perlawanan apartheid dengan menggerakkan aksi damai massa. Belakangan, pada 5 Desember 1956, dia dipenjara lima tahun dengan tuduhan melanggar UU antikomunisme karena kampanye ini.

Pada Juni 1961, Mandela mulai menyusun pasukan bersenjata untuk melawan pemerintah rezim apartheid. Setahun sebelumnya, 69 orang tewas ditembak polisi dalam aksi damai menentang apartheid. Mandela sampai melakukan perjalanan ke luar negeri untuk belajar merakit senapan.

Pada 1962, Mandela kembali masuk penjara dengan tuduhan makar. Dia dijatuhi hukuman seumur hidup di penjara Robben Island. Pada 1980, surat kabar The Johannesburg Sunday Post memimpin kampanye mendesak pemerintah membebaskan Mandela. Atas desakan ini, Mandela dipindahkan ke penjara dengan pengamanan maksimum Pollsmoor.

Saat menjalani 18 tahun berada di Robben Island, Mandela tertular infeksi paru yang kemudian menyertai perjuangannya sampai dia meninggal. Kondisi kesehatan ini dan usia menjadi alasan pemindahan Mandela ke penjara dengan pengamanan minimum Victor Verster pada 1988.

Pada 1990, Presiden Afrika Selatan FW De Klerk mengawali penghapusan apartheid. Juga menjadi langkah politik dalam 6 bulan pertama pemerintahannya itu, Klerk mencabut larangan atas ANC dan organisasi oposisi lain. Pada Februari 1990, Mandela dibebaskan dari penjara.

Ketika pertama kali menghirup udara bebas, Mandela memastikan kepada para pendukung ANC bahwa pembebasannya ini bukan kesepakatan dengan pemerintah. Dia pun memastikan kalangan kulit putih bahwa dia akan bekerja mewujudkan rekonsiliasi di Afrika Selatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber CNN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X