Kompas.com - 05/12/2013, 15:09 WIB
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com — Akhirnya, aparat kepolisian Irak menyerbu Mal Jawahir di Kirkuk seusai berlama-lama mengepung pusat perbelanjaan tersebut. Rupanya, tulis AP pada Kamis (5/12/2013), gerombolan bersenjata sempat menguasai mal itu.

Catatan kepolisian menunjukkan, para begundal itu bersembunyi di atap mal berlantai enam tersebut. Awalnya, mereka menyerang sebuah pos polisi di dekat mal tersebut.

Para penjahat itu sempat menembaki para pengunjung mal. Ulah mereka membuat 11 pemilik gerai di mal itu terperangkap.

Alhasil, polisi mengambil keputusan menyerbu mal itu demi membebaskan warga sipil. "Sejak pagi kami sudah menyerbu mal itu," kata Komandan Kepolisian Kirkuk Brigadir Jenderal Sarhad Qadir.

Tercatat tiga militan tewas dalam penyerbuan itu. Tak hanya itu, sebagian besar mal sempat dilalap api.

Menurut Qadir, menyitir penyelidikan sementara pihaknya, serangan militan ke pos polisi itu terjadi sejak kemarin. Aksi kekerasan ini termasuk ledakan bom mobil dan serangan bom bunuh diri. Kekerasan itu menewaskan 5 polisi dan melukai 2 warga sipil. "Sementara ada 70 korban terluka," kata Sarhad Qadir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.