Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/12/2013, 10:05 WIB

PARIS, KOMPAS.com - Sebuah tim ilmuwan yang ditunjuk oleh pengadilan Perancis untuk menyelidiki kematian Yasser Arafat pada 2004 menyangsikan jika pemimpin Palestina itu meninggal karena diracun.

Keraguan ilmuwan Perancis itu terungkap dari sebuah dokumen rahasia yang bocor ke media.

Tim beranggotakan para ahli dari Prancis itu menyimpulkan Arafat meninggal karena penyebab alami.

Bulan November lalu, pakar-pakar forensik Swiss yang melakukan otopsi ulang pada jenazah Arafat menemukan kadar zat radioaktif  jenis polonium dalam jumlah besar.

Temuan itu mendukung teori yang sejak lama diyakini oleh sebagian besar rakyat Palestina bahwa Arafat diracun.

Janda Arafat, Suha, mengatakan kepada wartawan di Paris ia "terpukul dan bingung dengan kontradiksi pada temuan para pakar terbaik di Eropa dalam kasus suaminya."

Otoriitas Palestina mengatakan ahli-ahli mereka akan segera mengumumkan nama-nama pihak yang mereka sebut  bertanggung jawab atas kematian Yasser Arafat.

Arafat meninggal dunia dalam usia 75 tahun di sebuah rumah sakit di Paris pada 11 November 2004 setelah dirawat selama dua minggu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com