Kompas.com - 04/12/2013, 08:36 WIB
EditorErvan Hardoko
BEIRUT, KOMPAS.com - Pemimpin Hezbollah Hassan Nasrallah, Rabu (3/12/2013) menuding Arab Saudi berada di belakang dua bom mobil yang meledak di dekat kantor Kedues Iran di Beirut bulan lalu.

Pernyataan ini menjadi tudingan pertama Hezbollah terhadap Arab Saudi sekaligus memanaskan situasi di kawasan.

Sebenarnya, sebuah kelompok teror terkait Al-Qaeda sudah menyatakan bertanggung jawab atas insiden yang menewaskan 23 orang itu.

Nasrallah mengatakan klaim kelompok tersebut sangat kredibel namun dia menegaskan agen-agen intelijen Saudilah yang mendukung peledakan itu.

Tak hanya itu, Nasrallah juga menuding agen-agen intelijen Arab Saudi juga terlibat serangan harian di Irak.

Sementara itu di sisi lain Lebanon, bentrokan kembali terjadi antara kelompok pemuda yang mendukung Suriah dan 21 orang pejuang ditangkap angkatan bersenjata seteleh mendapatkan mandat enam bulan untuk menghentikan pertumpahan darah di kota Tripoli.

Sepanjang tahun ini, konflik antara warga distrik Bab al-Tabbaneh yang mayoritas SUnni dan komunitas Syiah di Jebel Mohsen di kota Tripoli sudah menewaskan lebih dari 10o orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.