Kompas.com - 03/12/2013, 13:37 WIB
EditorErvan Hardoko
BEIRUT, KOMPAS.com — Utusan PBB dan Liga Arab untuk masalah Suriah, Lakhdar Brahimi, menyerukan agar warga Suriah menemukan cara untuk menyelesaikan konflik, sebelum Suriah berubah menjadi "Somalia baru".

Brahimi memperingatkan sebuah skenario terburuk, ketika para panglima perang, kelompok militan, dan kelompok-kelompok bersenjata mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pemerintah yang hancur itu.

Brahimi juga menyampaikan dukungan untuk pembentukan sebuah pemerintahan baru di Suriah. Dia menambahkan, rakyat Suriah yang harus menentukan masa depan Suriah yang baru.

"Menurut saya, negeri baru ini harus menjadi sebuah negara demokratis, republik, non-sektarian, yang akan membuka pintu untuk sebuah Republik Suriah yang baru," kata Brahimi dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Swiss.

Brahimi berharap Arab Saudi dan Iran berpartisipasi dalam konferensi perdamaian Suriah yang akan digelar di Geneva, Swiss, bulan depan.

Sayangnya, kata Brahimi, kelompok oposisi Suriah hingga kini tampaknya masih enggan menggelar gencatan senjata menjelang pembicaraan di Geneva itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.