Kompas.com - 02/12/2013, 05:08 WIB
Ribuan pendukung PM Yingluck Shinawatra yang dikenal dengan sebutan CHRISTOPHE ARCHAMBAULT / AFPRibuan pendukung PM Yingluck Shinawatra yang dikenal dengan sebutan "Kaus Merah" memadati sebuah stadion di Bangkok untuk menunjukkan dukungan dan kesetiaan terhadap pemerintahan Yingluck.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANGKOK, KOMPAS.com — Satu lagi anggota "kaus merah" pendukung Pemerintah Thailand ditembak mati, Minggu (1/12/2013). Dengan kematiannya, unjuk rasa selama sepekan terakhir untuk menggulingkan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra telah memakan dua korban tewas.

Polisi telah meminta bantuan militer untuk melindungi gedung pemerintah, menyusul bentrok antara penentang dan pendukung Yingluck. Bentrok tersebut terjadi di dekat sebuah stadion olahraga Rajamangala, dengan 70.000 pendukung pemerintah berkumpul di sana.

Dua kubu yang berseteru adalah kelompok oposisi dan pendukung Shinawatra bersaudara, yaitu Yingluck dan Perdana Menteri terguling Thaksin Shinawastra. Mereka juga mewakili dua kelas sosial, yaitu kelompok menengah ke atas dan rakyat miskin.

Pada Minggu pagi, jalan-jalan di dekat stadion yang penuh dengan pecahan kaca dan batu. Seorang pemimpin kaus merah, Jatuporn Promphan, empat orang dari kelompoknya sudah terbunuh, tetapi tak ada konfirmasi. Wartawan Reuters hanya mendapatkan Viroj Kemnak (43), yang tewas pada kerusuhan Minggu.

Sebanyak 45 orang terluka dalam bentrokan itu, berdasarkan keterangan dari relawan pusat layanan darurat pemerintah. Kerusuhan di Thailand sudah dimulai pada April dan Mei 2010, yang selalu berakhir dengan tindakan keras militer. Setidaknya 91 orang sudah tewas.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.