Kompas.com - 01/12/2013, 03:05 WIB
Ribuan pendukung PM Yingluck Shinawatra yang dikenal dengan sebutan CHRISTOPHE ARCHAMBAULT / AFPRibuan pendukung PM Yingluck Shinawatra yang dikenal dengan sebutan "Kaus Merah" memadati sebuah stadion di Bangkok untuk menunjukkan dukungan dan kesetiaan terhadap pemerintahan Yingluck.
EditorErvan Hardoko
BANGKOK, KOMPAS.com - Seorang pengunjuk rasa dikabarkan tewas dan 10 lainnya terluka dalam aksi protes menentang PM Yingluck Shinawatra di ibu kota Thailand, Bangkok, Sabtu (30/11/2013).

"Seorang pemuda berusia 21 tahun tewas karena dua peluru bersarang di tubuhnya," kata seorang petugas polisi, Boonchuay Pochantong.

Sejauh ini belum dapat dipastikan siapa yang menembak pemuda itu. Juga belum diperoleh informasi apakah korban adalah pendukung atau penentang pemerintah.

Di kawasan yang sama, sejumlah saksi mata melihat kerumunan kelompok anti-pemerintah bersenjatakan tongkat dan balok kayu menyerang sebuah bus, taksi, dan dua orang pengendara sepeda motor.

Mereka yang diserang massa dituduh sebagai pendukung "Kaus Merah", sebutan untuk pendukung Yingluck dan Thaksin Shinawatra, yang berkumpul di stadion untuk mencegah upaya menjungkalkan pemerintahan.

Sementara itu, pemerintah mengerahkan 3.000 personel militer untuk menjaga keamanan Bangkok, di tengah tenggat waktu hari Minggu (1/12/2013), yang ditentukan pengunjuk rasa agar PM Yingluck Shinawatra lengser dari jabatannya.

"Mulai malam ini (Sabtu malam) para tentara akan dikerahkan untuk menjaga keamanan," kata juru bicara kepolisian nasional Piya Utayo dalam pidato yang disiarkan televisi.

Utayo menambahkan, sebanyak 2.730 personel angkatan darat, laut, dan udara juga akan bergabung dalam upaya penegakan keamanan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Sky News,
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.