Kompas.com - 27/11/2013, 16:05 WIB
Paus dianggap menyuarakan sikap yang sangat berbeda dibanding pendahulunya. BBCPaus dianggap menyuarakan sikap yang sangat berbeda dibanding pendahulunya.
EditorEgidius Patnistik
KOMPAS.com — Paus Fransiskus menyerukan agar kekuasaan Gereja Katolik disebarluaskan dari Vatikan, dalam rangkaian upaya reformasinya terhadap lembaga keagamaan itu.

Dalam dokumen yang ditulis Sri Paus, dia menyatakan Takhta Suci terbuka terhadap usulan mengenai bagaimana kewenangan kepausan akan diubah. Dia juga memperingatkan meningkatnya ketimpangan dalam ekonomi dunia akan berujung pada ledakan konflik.

Paus Fransiskus memperkenalkan ide-ide yang sangat berbeda dengan para pendahulunya sejak dilantik pada Maret lalu. Dia, misalnya, menyatakan lebih menyukai Gereja Katolik yang "memar, lebam, dan kotor karena telah terjun ke lapangan daripada Gereja yang tak sehat karena terlalu banyak mengurung diri dan mengkhawatirkan kesejahteraannya sendiri".

Menurut koresponden BBC di Roma, Peter Willey, dokumen reformasi Paus ini juga menyentil sikap-sikap yang menentang perubahan di Vatikan, hanya karena keyakinan "selama ini juga selalu begitu".

Merangkul Muslim

Langkah reformasi ini ditafsirkan sebagai upaya untuk menghidupkan kembali gairah misi penyebaran iman Katolik. Namun, peran pendeta perempuan tetap tak berubah karena dianggap "ini bukan isu yang bisa diperdebatkan".

Terkait sikap umat antar-iman, Paus menyerukan agar mereka "merangkul dan bersikap baik terhadap saudara penganut dan imigran Muslim sebagaimana kita berharap diterima dan dihormati di negara dengan tradisi Muslim di dunia".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bulan lalu Paus Fransiskus menggelar pertemuan pertamanya dengan sebuah kelompok kardinal khusus dalam rangka merumuskan arah reformasi birokrasi Vatikan.

Dalam sebuah wawancara di televisi sebelumnya, ia menyebut pusat pengelola umat Katolik dunia itu telah bersikap terlalu mementingkan diri padahal mestinya harus bersikap terbuka terhadap semua kalangan. "Pemusatan pada diri sendiri yang berlebihan, bukannya memberikan bantuan yang dibutuhkan, sehingga membuat rumit kerja Gereja dan jangkauan misinya," tambahnya dalam dokumen tersebut.

Ia juga menilai kepausan semestinya tak menggenggam kata mutlak "dalam tiap masalah yang memengaruhi nasib Gereja dan dunia".

Bulan ini untuk kali pertama Vatikan menggelar survei tentang bagaimana umat memandang iman Katolik dalam hidup keluarga modern serta terkait isu etika seksual.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.