Tolak Sunat Anaknya, Wanita Israel Didenda Rp 1,6 Juta Sehari

Kompas.com - 26/11/2013, 22:57 WIB
Sebuah keluarga Yahudi bersiap melakukan proses upacara penyunatan seorang bayi yang baru lahir. AP PhotoSebuah keluarga Yahudi bersiap melakukan proses upacara penyunatan seorang bayi yang baru lahir.
EditorErvan Hardoko
JERUSALEM, KOMPAS.com — Pengadilan agama Israel memerintahkan seorang perempuan agar segera menyunat putranya atau membayar denda sebesar 140 dollar AS per hari hingga bayi itu disunat.

"Putra saya lahir dengan masalah medis, jadi kami tak bisa menyunat dia pada hari kedelapan sesuai tradisi," kata Elinor, ibu bayi itu.

"Seiring berjalannya waktu, saya membaca soal apa yang sebenarnya terjadi dalam prosesi penyunatan. Dan saya sadar, saya tak bisa melakukannya terhadap putra saya. Dia sudah sempurna," tambah Elinor.

Elinor mengatakan, suaminya juga mendukung keputusannya untuk tidak menyunat putra mereka. Namun, pendirian suaminya berubah saat keduanya mengurus perceraian di pengadilan agama. "Dia bersikukuh putra kami harus disunat," ujar Elinor.

Lewat kuasa hukumnya, Macella Wolf, Elinor membawa masalah ini ke pengadilan tingga agama. Namun, hasilnya sama. Dia tetap harus menyunat putranya itu. Pengadilan tinggi agama juga mengukuhkan denda 140 dollar AS per hari selama Elinor tak menyunat putranya.

"Jika mengabulkan permintaan perempuan ini, kami akan dibanjiri kasus semacam ini. Tren semacam ini harus dihentikan untuk kepentingan bersama," ujar majelis hakim dalam putusannya.

"Prosesi sunat adalah untuk mempersiapkan jiwa si bayi untuk memperoleh karunia surga dan mempelajari ajaran Tuhan," tambah majelis hakim.

Mendapatkan keputusan ini, Elinor belum menyerah. Dia berencana membuat petisi ke Mahkamah Agung untuk membatalkan keputusan pengadilan agama.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Haaretz
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X