MEA 2015 Syaratkan Kesiapan Infrastruktur

Kompas.com - 26/11/2013, 14:14 WIB
Calon penumpang memadati pintu keberangkatan Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (16/8/2012). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Calon penumpang memadati pintu keberangkatan Terminal 1 B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (16/8/2012).
|
EditorJosephus Primus
KOMPAS.com -Perwujudkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 menunjuk syarat kesiapan infrastruktur. Salah satu bagian paling penting adalah bandar udara internasional. Kebutuhan kesiapan tersebut mengemuka saat maskapai penerbangan asal Jerman, Lufthansa mengumumkan kembali kehadirannya ke Indonesia.

Menurut Country Manager Lufthansa German Airlines untuk Indonesia Leandro Tonidande pada Selasa (26/11/2013), sebelumnya, grup bisnis penerbangan yang memiliki lima segmen utama itu menghentikan sementara penerbangannya pada Oktober 2012. Sebelumnya, di Indonesia, Lufthansa mendarat untuk kali pertama pada 1967.

primus Replika bagian ekor pesawat maskapai penerbangan Lufthansa asal Jerman. Memulai penerbangannya kembali di Indonesia dengan penerbangan perdana pada 30 Maret 2014, Lufthansa menggunakan pesawat Airbus A340-600. Penerbangan Lufthansa berdestinasi dari Jakarta menuju Frankfurt.

Lebih lanjut, Tonidande, pria kelahiran Sao Paulo, Brasil, mengatakan pihaknya menyiapkan pesawat Airbus A340-600 untuk destinasi dari Jakarta menuju Frankfurt. Pesawat berbadan besar itu memang menjadi bagian dari pembenahan pelayanan Lufthansa ke Indonesia karena Bandara Internasional Soekarno-Hatta belum bisa menjawab tantangan untuk menerima pesawat sekelas Airbus A380. "Padahal, Indonesia adalah pasar potensial di kawasan Asia Tenggara," katanya.

Tonidande yang pada kesempatan tersebut didampingi oleh Country  Manager in Sales & Handling Indonesia Lufthansa Cargo Nasir Yahya dan Head of Lufthansa Group Communications Asia- Pacific Frank Puettmann menambahkan pesawat berkonfigurasi 8 kursi Kelas Utama, 48 kursi Kelas Bisnis, dan 270 kursi Kelas Ekonomi itu akan mulai beroperasi pada 30 Maret 2014. Rute penerbangan adalah Jakarta menuju Frankfurt dan sebaliknya. Penerbangan itu ada pada Senin, Selasa, Jumat, Sabtu, dan Minggu dari Indonesia. Sementara, dari Frankfurt, layanan penerbangan ada pada Senin, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu. "Kami menargetkan bisa mengangkut 50.000 penumpang dalam setahun," kata Tonidande.

Primus Setelah sempat menutup sementara penerbangannya pada Oktober 2012, Lufthansa membuka kembali penerbangannya di Indonesia dengan penerbangan perdana pada 30 Maret 2014. Di Indonesia, Lufthansa mendarat untuk kali pertama pada 1967.

Sementara itu, Lufthansa juga memboyong kembali bisnis pesawat angkut barang atau kargo. Menurut penjelasan Nasir Yahya, angkutan barang berdestinasi pergi pulang dari Indonesia ke Eropa, termasuk Jerman. Penerbangan itu sendiri dilayani oleh pesawat kargo seperti varian Boeing 777. Selain berbasis di Bandara Soekarno-Hatta, kargo Lufthansa, papar Nasir Yahya, ada di beberapa bandar udara seperti Halim Perdanakusuma Jakarta, I Gusti Ngurah Rai (Denpasar, Bali), dan Juanda (Surabaya). "Kami mengangkut barang-barang seperti suku cadang otomotif, tekstil, dan sepatu," demikian Nasir Yahya. 
primus Berfoto dari kiri ke kanan, Country Manager in Sales & Handling Indonesia Lufthansa Cargo Nasir Yahya, Head of Lufthansa Group Communications Asia- Pacific Frank Puettmann, dan Country Manager Lufthansa German Airlines untuk Indonesia Leandro Tonidande, pada Selasa (26/11/2013).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X