Kompas.com - 25/11/2013, 19:34 WIB
FILE - Tentara Pejuang Pembebasan Suriah duduk di sebuah rumah di pinggiran Aleppo, Suriah, 12 Juni 2012. Foto ini salah satu dari 20 foto karya fotografer AP yang memenangkan Pulitzer Prize 2013 kategori foto Breaking News. AP PHOTO / KHALIL HAMRAFILE - Tentara Pejuang Pembebasan Suriah duduk di sebuah rumah di pinggiran Aleppo, Suriah, 12 Juni 2012. Foto ini salah satu dari 20 foto karya fotografer AP yang memenangkan Pulitzer Prize 2013 kategori foto Breaking News.
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Senin (25/11/2013), mengatakan, babak baru perundingan damai Suriah akan dimulai di Geneva, Swiss, pada 22 Januari 2014.

Jadwal perundingan ini diumumkan setelah pertemuan utusan khusus Liga Arab dan PBB untuk Suriah, Lakhdar Brahimi, dan para diplomat senior Amerika Serikat dan Rusia di Geneva.

Ban menambahkan tidak akan bisa dimaafkan jika tidak kesempatan itu tidak digunakan untuk mengakhiri penderitaan di Suriah.

Untuk pertama kalinya perwakilan Pemerintah Suriah dan kelompok perlawanan akan bertemu sejak pecahnya konflik awal 2011 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, PBB mengharapkan agar kedua belah pihak menerapkan deklarasi yang dicapai dalam pertemuan negara-negara besar dunia pada Juni 2012 yang menyerukan pembentukan pemerintahan transisi.

Namun, pernyataan PBB tidak menyebutkan apakah Iran, yang merupakan pendukung Presiden Suriah, Bashar al-Assad, akan mengakhiri pertemuan itu atau tidak.

Selama beberapa bulan belakangan, Rusia dan Amerika Serikat berupaya untuk menindaklanjuti konferensi internasional Suriah di Geneva Juni tahun lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam pernyataannya, Ban juga memuji upaya kedua negara itu dan Lakhdar Brahimi dalam mengupayakan pertemuan yang sudahKlik ditunda beberapa kali.

Kubu oposisi Suriah sebelumnya menegaskan Presiden al-Assad harus lebih dulu mengundurkan diri sebelum perundingan dimulai.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.